Istri Sendiri Diancam Celurit – Radar Jember

Menurut sumber Jawa Pos Radar Jember, perkara itu bermula saat Samsul Arifin yang mengaku sebagai suami siri Eka datang mengendarai sepeda motor. Saat itu Eka sedang sendirian di dalam rumah. Samsul Arifin datang dengan amarah. Dia langsung melabrak Eka. 

Parahnya, pelaku marah sambil mengacung-acungkan sebilah celurit yang dibawanya dari rumah. Pelaku nekat melakukan itu karena Eka sudah tidak mau lagi menjadi istri siri pelaku.  

Saat terjadi keributan dan korban diancam menggunakan celurit diketahui oleh tetangganya. Karena Eka terancam, maka ada warga yang berani melaporkan ke kejadian tersebut ke Polsek Jenggawah. Selanjutnya setelah menerima laporan,  Kanit Reskrim Polsek Aiptu A Rinto bersama anggota langsung mendatangi rumah korban.

Saat petugas datang, Samsul Arifin masih ada di rumah Eka. Bahkan saat petugas datang, petugas juga mengamankan sebilah celurit milik pelaku yang digunakan mengancam korban. Selanjutnya pelaku yang datang ingin mengajak kembali istri sirinya itu langsung digelandang  ke mapolsek.

“Masih untung, saat korban diancam dengan celurit sempat diketahui tetangga. Sehingga tidak sampai menimbulkan korban,” ujar AKP Udik Budiarso melalui Aiptu Rinto Kanitreskrim Polsek Jenggawah. 

Selain mengamankan tersangka, polisi juga mengamankan sebuah celurit dan sepeda motor milik tersangka P 2176 QR sebagai barang bukti. Celurit yang digunakan untuk mengancam korban memang sudah dibawa dari rumahnya. Saat masuk ke rumah korban, celurit diselipkan di balik bajunya.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 335 ayat (1) ke 1 KUHP dan Pasal 2 ayat (1) UU RI Drt Nomor 12 tahun 1951 tentang Senjata Tajam. “Dengan ancaman hukuman penjara 10 tahun,” pungkas Rinto.

(jr/jum/aro/das/JPR)

Source link