Jaksa Siapkan Rencana Dakwaan – Radar Bojonegoro

‘’Hari ini (selasa, Red) ke tahap dua,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Lamongan selasa (3/7). Menurut dia, dinaikkannya tahap dua, setelah tim penyidik menilai alat bukti yang akan dibawa ke meja hijau dinilai sudah memenuhi. Yakni berdasarkan keterangan saksi-saksi yang telah dimintai keterangan. Sejumlah saksi membenarkan terjadinya pungli saat proses seleksi sekrestaris desa (sekdes) setempat.

‘’Ketua timnya (jaksa penuntut, Red)) Pak Joko,’’ ungkapnya. Setelah tahap dua, kata Herry, tim jaksa penuntut akan menyusun berkas rencana dakwaan (rendak) dan jika dinilai sudah lengkap, berkas akan segera dilimpah ke Pengadilan Tipikor Surabaya. Sebelumnya diberitakan, ada sekitar 20 saksi yang dipanggil ulang saat proses penyidikan terkait kasus tersebut.

Mulai dari panitia seleksi perangkat desa, BPD dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Lamongan yang mengetahui regulasi tentang seleksi perangkat desa. Pada saat proses penyidikan, kejari menahan tersangka pada tahap pertama selama 20 hari. Kemudian diperpanjang lagi 40 hari.

Sebab masa penahanan pertama dinilai masih kurang untuk proses penyidikan. Penahanan pertama dilakukan penyidik setelah menetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi pungli seleksi perangkat desa di Desa Pangkatrejo Kecamatan Kota Lamongan sebesar Rp 110 Juta 

(bj/msu/feb/faa/JPR)

Source link