Jalan A Yani, Tak Boleh Lewat Jalur Utama Roda Dua Lewat Frontage – Radar Surabaya

Vega Dwi Arista/Radar Surabaya

Di jalan FR dengan panjang 4,3 kilometer tersebut, kini kendaraan roda dua yang menuju arah Kota Surabaya diwajibkan melintas di FR sisi barat Jl A Yani. Roda dua tidak boleh menggunakan akses jalan utama Ahmad Yani. 

Jalan di sisi timur FR tersebut hanya digunakan untuk kendaraan selain roda dua. Dari pantauan Radar Surabaya, uji coba kanalisasi yang rencananya dilakukan selama sebulan tersebut menerjunkan sejumlah petugas gabungan dari Dishub dan Satlantas Polrestabes Surabaya. Beberapa petugas siaga di akses masuk FR depan mall City of Tomorrow. 

Selain mengarahkan pengguna motor dari Sidoarjo dan secara langsung, petugas juga menggunakan tulisan agar motor bisa masuk di FR. 

Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Surabaya Robben Rico mengatakan, kanalisasi digelar untuk meminimalkan jumlah kecelakaan pengendara motor. Dari data yang ada, setiap minggunya pasti ada kecelakaan di Surabaya. Tahun 2017, tercatat setiap bulannya ada lima kejadian kecelakaan motor di jalur utama kota Pahlawan. “Termasuk di jalan FR,” katanya. 

Menurutnya, setiap pengendara motor roda dua dari arah Sidoarjo yang masuk ke kota Surabaya diminta untuk menggunakan jalur kiri atau jalan FR. Jalur tengah hanya diperuntukkan untuk mobil atau kendaraan besar lainnya.

“Nantinya setiap hari petugas akan mengarahkan pengendara motor untuk berjalan disisi kiri,” terangnya.  

Sedangkan, terkait rekayasa lalu lintas bagi motor roda dua yang hendak putar balik, Dishub memberlakukan aturan tertentu

Di antaranya, putar balik lewat bunderan Dolog dengan terlebih dahulu masuk jalur utama ketika akan putar balik . 

Hal yang sama untuk pengendara motor dari arah Surabaya yang akan putar balik. Pengendara bisa lewat jalur utama sebelum ke bundaran Dolog. Petunjuk berupa rambu-rambu yang dipasang bisa menjadi acuan bagi pengendara motor. (*/rud)

(sb/vga/jek/JPR)