Jalan Berlubang Mulai Ditambal – Radar Kudus

Sebelumnya replika pocong itu dibuat dengan tinggi hampir satu meter. Di bagian depan digambar tanda seru yang cukup besar sebagai pengingat bagi pengguna jalan. Lubang jalan yang ditempati replika pocong tersebut cukup lebar. Tak hanya itu lubang jalan tersebut juga dalam sehingga berbahaya bagi para pengguna jalan.

Lubang-lubang jalan di jalur tersebut sebenarnya tak hanya satu. Ada banyak lubang jalan lainnya hanya saja ukurannya tidak terlalu lebar.

Persoalan lubang jalan dengan aksi protes ini sebenarnya bukan kali pertama dilakukan. Aksi serupa juga pernah terjadi di wilayah Troso Kecamatan Pecangaan. Saat itu warga yang jengkel dengan kondisi jalan juga membuat replika pocong dan ditempatkan di tengah jalan.

Beberapa waktu terakhir, di beberapa lubang jalan juga banyak ditandai oleh masyarakat. Ada yang diberi tanda dengan tong hingga ada pula yang diberi tulisan ‘hati-hati’.

Sampai sekitar pukul 11.00 WIB siang kemarin, replika pocong tersebut masih ada. Hanya saja, berdasarkan pantauan sore kemarin, jalan tersebut sudah ditambal. Penambalan lubang jalan dilakukan di beberapa titik. Hanya saja, masih banyak lubang jalan yang belum tertambal. Di antaranya di depan RSU Kartini dan sebagian jalur perbatasan KH Wahid Hasyim dan Soekarno-Hatta.

Rencananya penambalan akan dilakukan dari Jalan raya Welahan hingga Cemoro Kembar Ngabul. Setelah itu dilakukan penambalan dari Jalan Soekarno Hatta hingga ke Cemoro kembar. Terakhir dari Jalan Raya Soekarno Hatta hingga Jalan Raya Mulyoharjo.

Salah satu pengguna jalan, Putri C mengatakan, dia kaget saat melewati jalan raya tersebut. ”Sebelumnya memang ada lubang jalan yang cukup dalam. Tapi baru dua hari terakhir lihat ada pocongnya. Banyak juga teman-teman yang share di medsos,” ujarnya.

Dengan kondisi jalan itu, Putri berharap, bisa segera diatasi. ”Tidak hanya di titik yang ada pocongnya, tetapi semua jalan berlubang,” harapnya.

Melihat kondisi jalan yang berbahaya karena banyak lubang, Kasatlantas Polres Jepara AKP I Putu Krisna melalui Kanit Dikyasa Ipda Sarmo mengatakan, pihaknya banyak menerima aduan masyarakat terkait kondisi jalan.

Karena itu pihaknya melakukan pemasangan papan imbauan bertuliskan ‘hati-hati banyak lubang jalan’. ”Pemasangan kami lakukan saat ada aduan masyarakat dan survei jalan yang telah dilakukan oleh satuan lalu lintas saat musim hujan,” terangnya.

Dia menambahkan, pihaknya juga menghimbau agar pengguna jalan tertib berlalu lintas. ”Harus tertib berlalu lintas dan lebih waspada,” imbuhnya.

(ks/emy/zen/top/JPR)