Jalur ke Solor Dihijaukan – Radar Jember

Kepala Dinas PUPR Karna Suswandi menuturkan, penanaman pohon ini dilakukan sebagai bagian dari upaya untuk mencapai umur ekonomis jalan. Hal itu sebagai upaya penerapan Jalan Berwawasan Lingkungan (Jalan Wali). Sebab pada 2017 lalu, pemerintah berkomitmen membangun jalan dengan sistem Jalan Wali agar tidak cepat rusak. “Kami membuat saluran air dan melakukan penanaman pohon di sekitar jalan,” terangnya.

Pada prinsipnya, jalan bukan hanya memperhatikan kondisi fisik yang bagus, melainkan juga mempertimbangkan faktor-faktor yang bisa membuat jalan tersebut mampu mencapai nilai ekonomisnya. “Kami membuat drainase dan pohon ayomannya agar air yang menggenang bisa diserap,” ujarnya.

Pantauan Jawa Pos Radar Ijen, karena menanam pohon trembesi itu dengan seluruh karyawan PUPR. Harapannya pohon ayoman itu bisa menghiasi sepanjang jalur menuju wisata Solor. Sehingga bisa menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang datang. “Sehingga manfaatnya tidak hanya menyerap air, namun menambah indah jalur ke Solor tentunya,” ungkapya.

Dia menambahkan, di 2018 rencananya akan dilakukan penyelesaian pembangunan jalan dari Sulingwetan, Cermee. Selain itu, juga akan ada pembangunan jembatan kaca sebagai komponen tambahan dalam kegiatan wisata batu susun Solor dengan anggaran Rp 4 M. Sehingga total pelaksanaan kegiatan wisata di Solor ini ada Rp 8,5 M. Selain itu masih ada peningkatan jalan yang belum selesai. Jalan itu akan dihotmix secara keseluruhan dengan anggaran Rp 4,5 M. 

(jr/hud/wah/das/JPR)

Source link