JOMBANG –  Meski dua tahun berlalu, Sainten, satu-satunya jamaah haji asal Kabupaten Jombang yang menjadi korban kecelakaan crane pada 11 September 2015 silam masih belum memperoleh santunan yang dijanjikan kerajaan Arab Saudi hingga kini.

Tak hanya bantuan dari Pemerintah Arab Saudi, ia juga tak menerima sepeserpun bantuan dari kemenag yang sebelumnya berjanji akan memberikan santunan. Bahkan Pemkab Jombang yang menjanjikan pengobatan gratis juga tak menepati janjinya.

”Dulu memang banyak yang menjanjikan tapi kenyataannya memang tidak ada. Anak-anak saya yang menanggung seluruh biaya pengobatan di RSUD,” ujar Sainten kepada Jawa Pos Radar Jombang, Kamis (24/8).

Nenek delapan cucu ini mengaku jika dirinya telah melengkapi semua dokumen persyaratan yang diminta. Namun belum ada kejelasan dari pihak Kemenag Jombang terkait hal tersebut.

”Kalau ada yang berangkat haji saya selalu ingat kejadian itu. Sering sekali dikunjungi media setiap musim haji menanyakan bantuan itu tapi kenyataannya memang tidak ada sama sekali,” jelasnya.

(jo/ric/bin/JPR)

Source link