Jawa Tengah Juara Umum Musabaqah Qiraatil Kutub – Radar Kudus

  JEPARA – Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) tingkat nasional VI resmi ditutup tadi malam. Penutupan ditandai dengan pengumuman juara umum maupun juara di masing-masing majelis.

Penutupan MQK itu digelar menarik di kompleks Ponpes Roudlotul Mubtadiin, Desa Balekambang, Kecamatan Nalumsari, Jepara. Di awal acara ditampilkan tari sufi dari Sekartaji Art. Tari ini unik. Selain menampilkan belasan penari berpakaian putih, tarian dikombinasikan pula dengan tari-tarian tradisional.

Setelah itu, ada penampilan musik dari empat peserta MQK asal Bandung. Peserta menampilkan lagu Ayo Mondok dengan gubahan musik Despacito. Ada pula dua lagu lain berjudul Santri Tangguh dan Jangan Tinggalkan Pondok yang juga diubah dengan musik kekinian. Selain itu, ada penampilan nasyid modern yang juga meramaikan acara.

Penutupan dihadiri Sekda Jateng Sri Puryono yang mewakili gubernur Jawa Tengah. Hadir pula Dirjen Pendidikan Islam Kamaruddin Amin, Asisten I Setda Jepara mewakili Bupati Jepara Ahmad Marzuqi, dan pimpinan Ponpes Roudlotul Mubtadiin.

Kakanwil Kemenag Jawa Tengah Farhani mengatakan, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar. Dia menyampaikan, MQK merupakan kegiatan nasional bagi para santri di lingkungan ponpes. Tujuannya mendorong santri meningkatkan kemampuannya. Khususnya, di bidang kitab kuning sebagai tradisi keilmuan di pondok pesantren.

MQK kali ini diikuti 35 kafilah yang mewakili 34 provinsi di Indonesia ditambah kafilah Ponpes Balekambang. “Total ada 28 majelis. Di mana 25 majelis untuk membaca dan memahami kitab kuning serta tiga majelis lainnya berisi debat bahasa Arab dan bahasa Inggris serta ekshibisi,” katanya.

Selain itu, digelar pula halaqah ponpes, sarasehan ponpes, dan diskusi kepesantrenan. Ada juga debat konstitusi berbasis kitab kuning untuk menyemarakkan MQK kali ini.

Di akhir acara, dilakukan pengumuman juara oleh dewan hakim. Juara umum MQK VI ini diraih oleh Jawa Tengah. Disusul Jawa Timur dan Jawa Barat pada posisi kedua dan ketiga. Sementara itu, kafilah terfavorit diraih dari Ponpes Roudlotul Mubtadiin. 

(ks/emy/ris/aji/JPR)