Jembatan Timbang Mangkrak, Ini Alasannya – Radar Bojonegoro

Iskandar menjelaskan, dari sejumlah jembatan timbang di Jatim yang diminta pusat sebagian besar belum beroperasi. Diantara yang sudah beroperasi adalah jembatan timbang di Widang, Tuban. ”Baru itu, yang lain masih belum,” jelasnya.

Sejak Januari 2017, semua jembatan timbang di Jatim diambil alih oleh Kemenhub. Namun, belum semua sudah dioperasikan lagi. Selain jembatan timbang, terminal tipe A juga sudah diambil alih sejak Januari lalu oleh Kemenhub.

Iskadar menuturkan, ada banyak dampak buruk tidak beroperasinya jembatan timbang. Yaitu, banyaknya truk dengan muatan melebihi batas yang melintas di jalanan Bojonegoro. Akibatnya, kerusakan jalan akan mudah terjadi di sejumlah ruas jalan poros.

”Jalan-jalan aspal berlubang itu salah satu penyebabnya adalah banyaknya truk yang melebihi tonase,” jelasnya.Menurut Iskandar, Kemenhub masih belum memiliki persiapan untuk mengambil alih jembatan timbang.

Seharusnya, sebelum diambil alih sudah harus ada personel yang akan ditempatkan. Itu juga yang terjadi di terminal tipe A Rajekwesi. Sebagian besar pegawai terminal adalah milik pemkab yang dialihkan ke Kemenhub. 

(bj/bet/nas/zim/cho/rod/JPR)

Source link