Kafe Bersaing Menu Khas – Radar Bojonegoro

Dian, karyawati salah satu kafe di Tuban, mengatakan, menu ala Eropa yang pernah dijadikan andalan kafe sudah tidak terlalu diminati konsumen.

Menu khusus kafenya seperti olahan cincau atau racikan kopi yang khas menjadi nilai lebih tersendiri.

Banyak pengunjung kafe yang berkunjung memesan menu khas tersebut. ”Di sini olahan cincau paling banyak dipesan karena produk unggulan yang khas,’’ tutur Dian.

Dikatakan Dian, menu luar yang diadopsi harus disesuaikan dengan lidah masyarakat. Meski berbungkus masakan impor, rasa yang disajikan harus tetap lokal.

Seperti halnya olahan cincau dan kopi buatan kafenya, meski dikemas seperti minuman Eropa, namun bahan yang digunakan yakni bahan lokal yang enak di lidah.

”Menu khas ini perpaduan resep impor dan produk lokal, jadi khas banget,’’ ujarnya. 

Sementara ini, menu Eropa, Jepang, dan negara asing lainnya memang masih menjadi hal yang baru.

Sehingga, masih membuat banyak konsumen penasaran untuk datang dan mencicipi.

Namun, menu unik kafe bisa menjadi ciri khas yang tidak bisa dijiplak tempat kongko lainnya.

Lebih lanjut, Dian mengatakan, tampilan dan sajian menu yang beda memang menjadi nilai lebih tersendiri.

”Sekarang tempat tongkrongan banyak, jadi harus tampil beda,’’ tambah dia.

Adi Nurcahyo, pemilik bisnis kafe lain mengatakan, bisnis kafe yang menyajikan menu khas memang terbukti mendongkrak konsumen dari kalangan remaja dan pelajar.

Selain datang ke kafe untuk nongkrong, sebagian dari mereka juga memesan menu yang berbeda dari tempat tongkrongan lannya.

”Peminat makanan dan minuman yang unik cukup tinggi dari menu umum lainnya,’’ tambahnya.

(bj/yud/haf/bet/JPR)

Source link