Kalau Perlu Saya Perdakan – Radar Jember

Namun, Bupati As’at, menanggapi santai hal itu. Menurutnya banyak semakin banyak masyarakat yang menggali dan mengkaji Perbup tersebut akan semakin memantabkan peran dari peraturan tersebut.

Pihaknya meyakini kajian yang dilakukan oleh masyarakat Lumajang soal Perbup tersebut akan mendorong pihaknya untuk memperbaiki peraturan yang sudah disahkan itu. “Saya berterimakasih banyak orang yang mengapresiasai dan menggali Perbup tersebut,” katanya.

Dalam hal ini bupati mengartikan banyak masyarakat yang terlibat dan peduli dengan Perbup tersebut. Namun perlu disadari, Perbup tersebut didasari bukan untuk membangun citra bupati. Melainkan untuk masyarakat Lumajang.

Bupati juga mengaku sudah mengkaji soal keikutsertaannya pada Pilkada tahun yang akan datang dengan dimunculkannya Perbup I Like Lumajang. “Kalau hanya untuk kepentingan Pilkada saya rasa tidak, iya kalau saya jadi lagi kalau tidak?” tuturnya.

Maka dari itu bupati menyampaikan, siapapun kelak yang akan menjadi kepala daerah harus mengkaji dan mempraktikkan Perbup tersebut. “Memang ramai dibahas di media sosial. Tetapi saya bersyukur gara-gara banyak yang membahas maka semakin mantab,” tambahnya.

Sehingga bukan tidak mungkin Peraturan Bupati yang sampai saat ini menuai kontroversi itu bakal dilanjutkan menjadi Peraturan Daerah. “Kalau perlu saya Perdakan. Saya tunggu masukan dari masyarakat Lumajang ini,” tutupnya. 

(jr/mar/ras/das/JPR)

Source link