Kantor Imigrasi Kelas III Pamekasan Launching Layanan SMS – Radar Madura

 

Jajaran Kantor Imigrasi Kelas III Pamekasan menggelar upacara Hari Bakti Imigrasi Ke-68 Jumat (26/1). Saat upacara berlangsung, mereka berdiri secara rapi dan disiplin dengan menggunakan kostum kebanggaan. Ada yang berbaju biru. Ada pula warna hitam lengkap dengan baretnya.

Upacara yang digelar di kantor imigrasi berlangsung lancar dan khidmat. Hadir pada acara tersebut sejumlah undangan. Di antaranya, Wakil Bupati Pamekasan Khalil Asy’ari, Ketua DPRD Pamekasan Halili Yasin, pimpinan forpimda, dan undangan lainnya.

PEDULI: Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Pamekasan Usman, S.H., M.Hum. bersama jajaran usai memberikan santunan kepada anak yatim dan duafa Jumat (26/1).
(MOH. ALI MUHSIN/Radar Madura/JawaPos.com)

Pada kesempatan itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Pamekasan Usman, S.H., M.Hum. membacakan sambutan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly. Usai upacara, dia memberikan santunan kepada anak-anak yatim dan tidak mampu.

”Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh jajaran imigrasi di mana pun bertugas. Baik di dalam negeri atau di luar negeri atas berbagai terobosan dalam peningkatan layanan dan penegakan hukum keimigrasian,” kata Usman membacakan sambutan menteri.

Hari Bakti Imigrasi merupakan momentum terbaik dalam mengingatkan jajaran imigrasi dalam pelaksanaan tugas dan fungsi keimigrasian. Karena itu, dituntut mampu menghadapi tantangan dalam merespons kebutuhan masyarakat.

”Peringatan Hari Bakti bukan hanya kegiatan rutin dalam berorganisasi. Tapi sebagai momentum untuk introspeksi sejauh mana bisa melaksanakan tugas dan fungsi keimigrasian,” terangnya.

Kini saatnya jajaran imigrasi dan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia untuk berpikir revolusioner dan meninggalkan cara pandang konvensional. Sebab, saat ini masih terdapat keluhan masyarakat terkait layanan keimigrasian. ”Jajaran imigrasi agar melaksanakan penyempurnaan kualitas pelayanan. Khususnya, perbaikan sistem informasi di keimigrasian,” terangnya.

Pemanfaatan sistem informasi keimigrasian diharapkan mampu meningkatkan pelayanan melalui ketersediaan data yang valid dan kredibel. Hal ini sebagai bentuk komitmen untuk melaksanakan e-government secara konsisten di semua layanan.

”Ini komitmen kita untuk bekerja lebih baik, efektif, dan efisien dalam meningkatkan layanan. Bekerjalah profesional sesuai aturan yang berlaku secara akuntabel,” terangnya.

Dia juga berkomitmen untuk menghindari segala bentuk yang berpotensi terjadinya KKN. Pihaknya menyiapkan diri untuk menjawab tantangan di masa yang akan datang dengan pola kinerja yang inovatif. Imigrasi segera me-launching layanan SMS bagi masyarakat.

Dengan layanan itu, mereka bisa mendaftar atau mengambil nomor antrean melalui SMS. Dengan layanan tersebut, diharapkan tidak terjadi antrean panjang dan saling merebut nomor antrean.

(mr/pen/luq/bas/JPR)