Kecamatan Proppo Tertinggi Jumlah Warga Miskin – Radar Madura

Kepala Dinsos Pamekasan Syaiful Anam menjelaskan, jumlah warga miskin di Kota Gerbang Salam 480 ribu jiwa. Berdasarkan kartu keluarga (KK) terdapat 137.420. Ratusan ribu keluarga itu tersebar di 189 desa di 13 kecamatan. Paling banyak terdapat di Kecamatan Proppo hingga sekitar 20 persen.

Dijelaskan, 480 ribu jiwa tersebut berdasarkan basis data terpadu (BDT). Jumlah tersebut diambil dari semua klaster kemiskinan. Seperti sangat miskin, keluarga miskin, dan rentan miskin. ”BDT adalah basis atau daya yang ditetapkan oleh kementerian melalui pusat data dan informasi (pusdatin). Terakhir 2015 PDT dimutakhirkan bersama BPS,” terangnya.

Dari jumlah tersebut belum sepenuhnya diperhatikan pemerintah. Mereka yang ter-cover mendapatkan bantuan sosial (bansos) rastra masih 82.757 KK. Mereka yang mendapatkan rastra diambil dari klaster paling bawah atau sangat miskin. ”Sementara yang ter-cover di PKH hanya sekitar 49.823 KK terhitung per 2018,” terangnya.

Kriteria kemiskinan mengacu pada aturan Kemensos. Mulai dari tempat tinggal, pendapatan, pemenuhan konsumsi, dan sebagainya. Kemiskinan itu disebabkan ketidakberdayaan mereka untuk memenuhi daya beli. Juga, karena faktor SDM atau pendidikan.

”Bisa juga karena hilangnya lapangan pekerjaan dan dampak sosial. Bisa akibat usahanya yang mungkin tidak mendapatkan penghasilan seperti gagal panen dan sebagainya,” terangnya.

Anggota Komisi IV DPRD Pamekasan Syamsuri menilai, jumlah warga yang masuk kategori miskin bukan sedikit. Pemkab diminta lebih memacu kinerja guna meminimalkan angka kemiskinan tersebut.

Politikus PKB itu meminta pemkab memiliki program inovasi dalam memprioritaskan kesejahteraan masyarakat. Jangan hanya digantungkan pada bantuan seperti rastra. ”Kemiskinan ini harus menjadi perhatian bagi calon bupati dan wakil bupati mendatang,” katanya.

(mr/sin/luq/han/bas/JPR)