Keluarga Korban Kapal Tenggelam Datangi PT Afki di Pelabuhan Benoa – Bali Express

“Dari keluarga korban ABK yang tenggelam mendengar kabar bahwa kapal katanya kehilangan kontak pada 8 Juni lalu,” terang Kapolsek Benoa Kompol Ni Made Sukerti kepada Bali Express (Jawa Pos Group) pada Minggu (8/7).

Sejak dikabarkan hilang kontak kemudian pada Kamis (5/7) kapal tersebut ditemukan dalam keadaan mengapung di perairan Wakatobi dalam kondisi terbalik. Menurut informasi yang dihimpun petugas terkait yang ada di Wakatobi Ambon telah mengevakuasi kapal tersebut. “Rupanya benar kapal tersebut dengan no lambung 07 milik PT Akfi yang dikabarkan hilang yaitu Kapal Ikan KM Rangga Pratama,” imbuhnya.

Sayangnya saat kapal tersebut dievakuasi oleh petugas nihil para ABK. Saat berlayar kapal nahas tengah membawa 15 orang. Hingga berita ini ditulis pun belum ada informasi lanjutan terkait para ABK tersebut.

Atas kejadian tersebut, pihak simpatisan keluarga ABK kelompok Flobamora merasa kecewa dan mempertanyakan tanggung jawab pihak perusahaan. Lantaran tidak ada konfirmasi sama sekali. Mereka menuntut atas kepastian kondisi dari saudaranya yang jadi ABK. “Kalau yang dari Flobamora ada 6 orang yang tergabung dalam kru kapal tersebut,” jelasnya.

Upaya protes simpatisan ini kemudian dimediasi oleh Kapolsek Kawasan Laut Benoa didampingi oleh Kanit Reskrim. Hasil dari mediasi kedua belah pihak akhirnya disepakati bahwa akan dilakukan update perkembanhan ABK yang hilang.

“Keselamatan keberadaanya para ABK yang hilang  2 x 24 jam perkembangannya akan di update oleh PT. Akfi dan diinfokan kepada pihak keluarga korban. Jadi akan dilakukan secara kekeluargaan,” tandasnya.

(bx/afi/yes/JPR)

Source link