PT Cipta Karya Multi Teknik menjadi pemenang lelang proyek pembangunan sentra IKM. Kontraktor asal Surabaya itu mengalahkan 39 peserta lelang lainnya dengan nilai kontrak Rp 9.884.586.000. Waktu pengerjaan pembangunan sentra IKM mulai 31 Mei sampai 31 Desember 2017. Tahun depan, pembangunan sentra IKM tahap dua kembali digerojok Rp 10 miliar.

Kepala Disperinaker Bangkalan Amina Rachmawati mengklaim pengerjaan pembangunan sentra IKM tahap pertama tinggal finishing. ”Paling lambat, sepekan lagi sudah rampung pengerjaannya,” kata dia. Menurutnya, pengerjaan oleh PT Cipta Karya Multi Teknik sesuai rencana anggaran biaya (RAB). Amina mengaku mengkroscek langsung ke lokasi proyek.

Dia mengungkapkan, tahun depan pembangunan sentra IKM kembali digerojok Rp 10 miliar. Dana tersebut untuk membangun gedung seperti tahun ini. ”Perencanaan dan RAB bukan kami yang buat, tapi langsung dari pemerintah pusat,” ucapnya.

Pembangunan sentra IKM merupakan proyek multiyears atau tahun jamak. Karena itu, setiap tahun dianggarkan dan diperkirakan rampung secara keseluruhan pada 2019. ”Tahun 2019 akan dilakukan pembangunan induk IKM,” ujar Amina.

Anggota Komisi B DPRD Bangkalan M. Husni Syakur mengatakan, kendati pengerjaan pembangunan sentra IKM tahap pertama sudah 95 persen, rekanan jangan enteng. Sebab, waktu sudah mepet. ”Kami imbau rampungkan pembangunan sentra IKM tahap pertama tepat waktu. Untuk pengerjaan sentra IKM tahap dua, jangan sampai dikerjakan akhir tahun,” sarannya. 

(mr/hud/bam/han/bas/JPR)