Komisi III Panggil Dinas PUPR, Terkait Dugaan Penarikan Fee Proyek – Radar Madura

Komisi III juga menyoal proses lelang proyek DAK Rp 34,5 miliar yang dianggap janggal. Sebab, lelang dilakukan lebih awal dari kebiasaan tahun sebelumnya. Waktu yang pun singkat. Sayangnya, pertemuan tersebut digelar tertutup. Bahkan tak berlangsung lama. Alasannya, pihak dinas punya agenda.

Ketua Komisi III DPRD Sampang Moh. Nasir mengatakan sengaja memanggil pihak Dinas PUPR. ”Kami melakukan fungsi kontrol. Kami meminta klarifikasi dari dinas PUPR,” ucapnya.

Salah satu klarifikasinya adalah cepatnya pelelangan selama tiga hari. Sementara anggaran Rp 34,5 miliar dipecah menjadi sepuluh paket.  Dewan juga menyoal persyaratan rekanan atau kontraktor.

”Secara penganggaran, tidak ada masalah. Bahkan soal pelelangan tidak ada masalah,” klaimnya.

Nasir mendukung jika pembangunan dilakukan lebih cepat. Namun, adanya pelelangan proyek senilai Rp 34,5 miliar tersebut membuat kaget komisi III DPRD Sampang.

Informasi yang dirangkum Jawa Pos Radar Madura, sekitar 10 paket proyek yang bersumber dari DAK penugasan selesai lelang dalam tiga hari. Anggaran Rp 34 miliar dipecah menjadi sepuluh pekerjaan. Lokasi pembangunan juga berbeda. Sementara Kepala Dinas PUPR Sampang Sri Andoyo Sudono belum bisa dimintai keterangan.

(mr/onk/fat/han/bas/JPR)