Komunitas Berkah Suroboyo, Pemuda yang Peduli Sesama – Radar Surabaya

Berdiri sejak tahun 2016 lalu, Komunitas Berkah Suroboyo hingga saat ini masih eksis. Dengan beragam aksi-aksi sosialnya, komunitas itu terus menebarkan hal-hal positif. Mulai dari memberikan bantuan kepada orang yang membutuhkan hingga menolong korban kecelakaan.

Prayoga Herdiyantara mengatakan, terbentuknya komunitas ini dahulu bermula dari acara bagi-bagi takjil di bulan Ramadan. Kemudian setelah mereka membagikan takjil, langsung terpikir untuk membuat sebuah komunitas supaya bisa menjalin silaturahmi lebih erat. “Tepatnya berdiri 26 Juni 2016. Awalnya kami hanya sekelompok pemuda yang membagikan takjil. Kalau nggak salah hanya berlima anggota awal,” lanjutnya.

Mahasiswa semester empat Jurusan Ilmu Hukum Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) itu menjelaskan, aktifitas komunitas ini sebagian besar merupakan aksi sosial. Mulai dari memberikan bantuan sosial ke panti asuhan, warga yang kurang mampu, bantuan bencana alam, respon kecelakaan, maupun aksi sosial lain. “Tujuan kami hanya ingin membuat pemuda di Surabaya agar lebih peduli dengan sesama dan berguna bagi masyarakat,” sambung Prayoga.

Hingga kini, lanjut Prayoga, anggota komunitasnya sudah mencapai sekitar 50 orang. Mereka setiap bulan sekali berkumpul di suatu tempat yang sudah disepakati bersama untuk melakukan aksi. “Sebulan sekali kami berkumpul dan membagikan nasi bungkus on the road,” katanya.

Nasi bungkus tersebut dibagikan oleh anggota komunitas kepada tukang becak, tukang bersih jalan, pemulung, dan anak jalanan. Sementara untuk agenda pemberian santunan ke panti asuhan, biasanya pada hari-hari tertentu dalam kalender Islam.

Tak hanya itu, komunitas ini juga langsung turun ke jalan untuk melakukan penggalangan dana jika ada bencana alam, atau bantuan orang sakit dan butuh dana. Tak lepas juga bantuan kepada anak-anak yang putus sekolah. “Untuk program rescue kita juga ada team penanganan kecelakaan. Escorting ambulance agar tidak terkena macet dan agar pasien segera tertolong oleh rumah sakit,” terang Prayoga.

Pemuda yang akrab disapa Yoga itu menerangkan, anggota komunitas berasal dari beragam profesi maupun usia. Mulai dari pelajar, mahasiswa hingga pekerja. Beragamnya kalangan anggota tersebut  banyak memberikan manfaat terhadap komunitas. “Yang jelas, anggotanya kebanyakan pemuda, Mas. Dan karena itu, kenapa kami ingin juga kenalkan kepada publik bahwa di Kota Surabaya juga masih banyak anak muda yang peduli dengan sesama,” tegasnya.

Ditambahkan Prayoga, untuk tempat berkumpul, Komunitas Berkah Suroboyo sudah memiliki base camp. Lokasinya di Jalan Ngagel Rejo. Selain itu, biasanya komunitas ini juga sering berkumpul di cafe sekitar Plasa Surabaya. (rus/opi)

(sb/rus/jek/JPR)