Konsumen Smartphone Bekas Mulai Ramai, ini Alasannya – Radar Bojonegoro

Keke Woro, salah satu karyawan konter mengatakan, penjualan smartphone bekas cenderung stabil. Setidaknya, tiap hari terjual tiga unit smartphone bekas. Rerata konsumen menyesuaikan bujet atau ingin dijadikan selingan. 

“Penjualan cukup stabil, karena memang stok smartphone bekas juga lumayan banyak, sekitar 50 unit,” katanya. Harga terjangkau menjadi acuan permintaan. Harga smartphone bekas mulai Rp 500 ribu hingga Rp 3 jutaan. Banyaknya stok juga menjadi pendorong setiap hari ada konsumen menjual smartphone. 

Setidaknya, ada 2-3 orang yang menjual smartphone. Lalu dijual dan diganti smartphone baru atau tukar tambah. Tentu, konter sangat selektif saat membeli smartphone bekas. “Harus lengkap dusbook, charger, dan headset.

Nanti juga akan dicek kondisi fisik dari luar dan dalam, sekaligus memastikan validitas nomor IMEI smartphone dan dusbook sama,” ujarnya. Revaldo karyawan konter smartphone lainnya menambahkan, penjualan smartphone bekas cukup diminati. Karena bujet konsumen berbeda-beda.

“Ada beberapa konsumen mengincar smartphone berspesifikasi tinggi, tetapi bujetnya tidak cukup untuk beli yang baru. Jadi dia mengincar yang bekas,” ujarnya. Dalam sebulan, kata dia, penjualan smartphone bekas bisa mencapai 20-30 unit.

(bj/gas/rij/cho/yqn/JPR)

Source link