Krisis Anggaran, Revitalisasi Pasar Kediri Batal – Bali Express

Menurutnya, untuk tahun ini pihaknya sejatinya sudah mengajukan proposal terkait program revitalisasi pasar seperti tahun-tahun sebelumya. Namun memang belum ada jawaban hingga saat ini. “Kemungkinan Tabanan tidak mendapatkan alokasi dana revitalisasi pasar tahun ini. Dimana di tahun 2018 ini kami usulkan revitalisasi Pasar Kediri,” paparnya.

Kendatipun demikian, kata dia, pihaknya akan tetap berupaya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dalam menyediakan fasilitas pasar yang representatif atau tidak terkesan kumuh. Sehingga pihaknya akan tetap berusaha mengajukan proposal untuk mendapatkan anggaran revitalisasi pasar pada 2019 mendatang. “Jadi rencananya, 2019 nanti bila dianggarkan dari delapan pasar yang belum direvitalisasi, kami akan memprioritaskan untuk melakukan revitalisasi Pasar Kediri yang rencananya diusulkan tahun 2018 ini,” imbuhnya.

Ia menambahkan, selama ini total pasar di Kabupaten Tabanan yang sudah direvitalisasimeliputi, Pasar Pupuan, Pasar Penebel, Pasar Marga, Pasar Baturiti, dan Pasar Bajera. Dan setelah dievaluasi ia mengatakan memang menunjukkan adanya perbaikan layanan ke konsumen. Karena tempat dan sarana pendukung yang ada menjadi representatif dan bersih. Sehingga konsumen menjadi nyaman untuk berbelanja ke pasar tradisional. Dan pasar tradisional tidak kalah dengan pasar modern.

“Dan dari pemantauan terkait harga komoditi dan juga kondisi pasar, kondisi pasar yang sudah direvitalisasi berada dalam kondisi jauh lebih representatif dan bersih. Sehingga pembeli pun nyaman untuk berbelanja. Intinya ada perbaikan pelayanan,” imbuhnya.

(bx/ras/ima/yes/JPR)

Source link