Lakalantas Demak – Radar Semarang

Lakalantas ini melibatkan sebuah mobil Isuzu Elf nopol D 7467 AO, motor R3 yang dimodifikasi untuk Odong-odong roda 3 Nozomi nopol H 6086 UJ dan sepeda motor Supra X 125 nopol H 3556 UE.

Akibat kejadian tabrakan ini, sebanyak 24 penumpang Odong odong dan Elf mengalami luka luka dan patah tulang. Para korban kemudian dilarikan ke RSUD Sunan Kalijaga Demak. Dari jumlah korban itu, beberapa orang diantaranya rawat inap. Sebab, kondisinya ada yang cukup kritis.

Diantara korban yang menjalani perawatan di IGD RSUD Sunan Kalijaga adalah pengemudi Odong-odong Suwarmo, 50, warga RT 5 RW 5, Desa Bango, Kecamatan Demak Kota. Ia mengalami luka dibagian tangan dan kepala. Selain itu, Maspiah, 45, bersama dua anaknya Sahrul Yaqin, 8, dan Ahmad Choirus Sifa, 5. Ketiganya luka luka dibagian kepala.

Khusus Sifa kondisinya kritis karena diindikasikan gegar otak atau memar kepala dan berencana dirujuk ke RSUP dr Kariadi Semarang. Kemudian, Aditya Putra Saerozi, 8, memar dibahu kanan dan Muhamad Abdurrahman Risqi Maulana, 7, memar dibahu sebelah kiri. Lalu, Farida, 43, dan anaknya Farel, 8, dan Aurel, 8 juga dirawat. Lainnya, Mardliyah, 35, menderita luka luka dibagian kaki kanan dan sempat pingsan.

Korban lainnya, Tutik Ningsih, 33, juga dirawat lantaran luka dibagian tangan kiri dan kepala serta Nurul Hikmah, 26, serta anaknya Wildha Tudil Muna, 7. Khonik, 38, dan anaknya Adib, 9, juga dirawat. Diantara korban yang sudah pulang adalah Zaimah, 45, yang mengalami luka patah tulang dibagian kaki. Korban lain yang luka luka ringan hanya berobat jalan dan diperbolehkan pulang.

Sementara itu, sopir mobil Elf, Muhamad Abdul Latif, 24, warga  RT 2 RW 1 Desa Jatirogo, Kecamatan Bonang dan pengendara motor Supra, Mahmudi, 37, warga RT 2 RW 2, Kelurahan Kalicilik, Kecamatan Demak Kota selamat dan tidak mengalami luka luka.

Kapolres Demak AKBP Maesa Soegriwo melalui Kasatlantas AKP Chris J Lolowang mengatakan, kejadian bermula ketika pengendara motor Supra, Mahmudi, semula berjalan dari arah timur (Kudus) menuju ke barat (arah Semarang). Sesampainya ditempat kejadian, berjalan kurang konsentrasi, utamanya ketika hendak berbelok kearah kanan jalan. Akibatnya, pengendara motor itu terserempet mobil Isuzu Elf yang berjalan searah dari timur.

Posisi Elf ketika itu berada dibelakang sepeda motor tersebut. Setelah itu, Isuzu Elf oleng ke sebelah kanan lalu menabrak Odong-odong roda 3 Nozomi yang dikendalikan Suwarmo. Saat itu, Odong-odong berjalan dari arah berlawanan yaitu menuju kearah timur. “Untuk lakalantas ini, kita masih lakukan pemeriksaan saksi saksi,”ujarnya.  

Sopir Elf, Muhamad Abdul Latif mengatakan, saat itu, kendaraan yang dikemudikan banting stir ke kanan karena didepannya terdapat sepeda motor yang hendak menyalip motor lainnya. “Waktu itu, saya mau menyalip motor didepan saya. Tapi, tiba tiba motor tersebut juga menyalip motor yang didepannya lagi. Jadi, akhirnya saya banting stir kekanan. Dalam waktu bersamaan dari arah berlawanan ada Odong-odong tersebut. Terjadilah tabrakan,” katanya saat ditemui di Polres Demak, kemarin.

Sementara itu, Irul, 35, tokoh pemuda Desa Weding, Kecamatan Bonang mengungkapkan, rombongan yang naik Odong-odong tersebut masih satu RT, yakni RT 2 RW 5 Desa Weding. “Informasinya ada sekitar 30 orang bersama sama wisata dikolam renang Taman Ria Kota Demak. Dari desa mereka menyewa Odong-odong,” katanya saat ditemui di RSUD Sunan Kalijaga, kemarin.

Menurutnya, para ibu-ibu RT 2 itu sebelumnya iuran bersama agar bisa mengajak berwisata anak anak mereka. Mumpung liburan. “Nah, saat kembali dari Taman Ria, Odong-odong yang dinaiki ditabrak Elf,” ujar Irul.  

(sm/hib/bas/JPR)