Lansia dan Sulinggih Dapat Pelayanan Khusus di RSUD Klungkung – Bali Express

Direktur RSUD Klungkung dr I Nyoman Kesuma menegaskan, Geni Rasiasih khusus pelayanan rawat jalan lansia dan sulinggih. Begitu masuk rumah sakit, disambut petugas khusus, membantu di loket pendaftaran khusus lansia dan sulinggih.   Petugas ini mendampingi hingga ke poli yang dituju.

“Di poli mendapat prioritas. Tidak lama-lama antre, langsung mendapatkan pelayanan,” terang  Kesuma. Khusus di Poli Penyakit Dalam ditempatkan petugas medis khusus melayani lansia dan sulinggih. Karena berdasarkan catatan di rumah sakit type B itu, penyakit dalam termasuk paling banyak pasien lansia.

“Hampir sepertiga pasien di poliklinik penyakit dalam itu lansia. Ke depan, akan kami buatkan poli khusus untuk lansia dan sulinggih,” terang Kesuma.

Disinggung terkait biaya pengobatan, dokter asal Nusa Penida itu mengatakan, lansia menggunakan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) maka dibiayai JKN. Sedangkan sulinggih dibiayai JKN yang dibayarkan menggunakan APBD Kabupaten Klungkung. “Kalau sulinggih mendapat pelayanan rawat inap, maka akan diberikan di kamar VIV,” tegas dia.

Bagaimana dengan Geni Yasanda? Program ini khusus pelayanan ibu hamil, persalinan dan nifas. Setelah diperbolehkan pulang usai menjalani rawat inap, mereka yang termasuk dalam Geni Yasanda bakal diantarkan ke rumahnya, gratis. Biaya transportasi ditanggung ABPD Kabupaten. 

Setelah meluncurkan program itu, pihak rumah sakit bakal  gencar sosialisasi. “Saya kira tidak akan ada komplain dari pasein lain karena memprioritaskan lansia dan sulinggih. Semua orang akan jadi lansia,” tandasnya.

Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta yang hadir saat peluncuran program itu, berharap agar setiap inovasi  dibuatkan dokumen, baik tertulis maupun elektronik. “Inovasi bukan dilihat dari membuat sebuah nama, tapi inovasi merupakan sesuatu gagasan yang dapat dinikmati oleh masyarakat,” ujar Bupati Suwirta. 

(bx/wan/ima/yes/JPR)

Source link