Laporkan jika Temukan Praktik Money Politics – Radar Madura

Data yang dihimpun Jawa Pos Radar Madura dari Polres Bangkalan, 4.818 petugas diterjunkan untuk pengamanan pilkada. Perinciannya, polisi 500 petugas, Brimob 100 petugas, TNI 250 petugas, dan linmas 3.968 petugas.

Ribuan petugas bakal mengamankan pilkada di 18 kecamatan, 273 desa, dan 8 kelurahan se-Bangkalan. Tempat pemungutan suara (TPS) di Kota Salak berjumlah 1.984 titik. Selasa (19/6) sekitar 08.00 dilakukan patroli gabungan skala besar yang melibatkan polisi, Brimob, dan TNI.

Sebelum patroli gabungan skala besar, petugas melakukan apel persiapan di halaman Mapolres Bangkalan. Kemudian, patroli skala besar menuju desa-desa di 18 kecamatan di Bangkalan. Patroli dijadwalkan hingga malam.

Polres Bangkalan telah memetakan kawasan yang dinilai rawan ricuh. Di antaranya, Kecamatan Kamal, Modung, dan Arobaya. Kemudian, Kecamatan Geger, Blega, Tanah Merah, dan Galis.

Kapolres Bangkalan AKBP Boby Paludin Tambunan mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan semua pihak untuk pengamanan pilkada. Menurut dia, patroli gabungan skala besar ke desa-desa yang melibatkan poisi, Brimob, dan TNI sangat dibutuhkan.

Dengan patroli tersebut, petugas pengamanan mengetahui medan sebelum pelaksanaan pencoblsan pilkada. Selain itu, untuk mendapatkan informasi langsung dari masyarakat di desa-desa sehingga memudahkan petugas dalam menjaga keamanan pilkada. ”Banyak manfaatnya patroli skala besar hari ini (kemarin, Red),” terangnya.

Dia mengungkapkan, untuk mencegah aksi politik uang, sudah ada tim anti-money politics. Pihaknya meminta, jika mengetahui aksi politik uang, secepatnya masyarakat melapor ke panwas. Jika terbukti, panwas akan melimpahkan ke polisi.

Boby menambahkan, pihaknya telah memetakan kawasan zona merah. Namun, kawasan lain juga diberlakukan penjagaan ketat. Sebab, situasi kerawanan bisa saja berubah pada pelaksanaan hingga pasca pelaksanaan, bergantung pada situasi dan kondisi di lapangan.

Melihat kesiapan personel polisi, Brimob, TNI, maupun linmas, pihaknya optimistis pilkada berlangsung aman dan damai. Namun, petugas tetap fokus melakukan pengamanan. ”Mudah-mudahan bisa berlangsung aman dan damai,” ucapnya. (bam/hud)

Patroli Besar untuk Keamanan Pilkada

(mr/bam/hud/bas/JPR)