Layanan Kesehatan Gratis Minim Sosialisasi – Radar Solo

Bupati Wonogiri, Joko Sutopo mengakui program kesehatan gratis yang dianggarkan Rp 12 miliar baru terserap sekitar Rp 4 miliar. Salah satu penyebabnya adalah minimnya informasi kepada masyarakat miskin sebagai penerima manfaat. 

“Masih banyak masyarakat miskin yang belum mendapatkan informasi terkait program kesehatan gratis,” ujar bupati, Rabu (4/7).

Joko Sutopo menyayangkan hal tersebut. Karena saat ini pemkab sedang gencar membuat kebijakan agar seluruh elemen masyarakat lebih mudah mengakses layanan kesehatan. Teruma bagi keluarga miskin. Sebab itu, bupati meminta sosialisasi layanan kesehatan gratis digenjot.

“Tokoh-tokoh masyarakat harus bisa menjadi speaker aktif kita. Termasuk kepala desa, semua entitas, ada alim ulama, tokoh agama, semua harus berperan aktif,” tegasnya. 

Direktur RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri Setyarini menambahkan, hingga semester pertama 2018, anggaran layanan kesehatan gratis bagi pasien yang menunjukkan surat keterangan tidak mampu (SKTM) baru terserap sekitar Rp 2,8 miliar. Sedangkan untuk pasien yang ter-cover Jamkesda sekitar Rp 400 juta. 

“Totalnya kalau dari RSUD saja baru Rp 3,2 miliar (anggaran terserap, Red), belum yang dari puskesmas,” ucapnya.

(rs/kwl/fer/JPR)