Lebaran, PMI Kota Siaga Amankan Stok Darah – Radar Kediri

KEDIRI KOTA – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Kediri terus bersiaga selama Lebaran ini. Mereka mengantisipasi munculnya kekurangan pasokan darah untuk transfusi. Beberapa langkah pun dipersiapkan. Mulai dari menyiagakan personil hingga memaksimalkan bus donor darah di tempat-tempat ramai.

Hal ini dilakukan untuk mengamankan stok darah. Juga untuk mengantisipasi beberapa golongan darah yang mulai menipis. Setidaknya agar menipisnya stok darah golongan A dan B pada pertengahan puasa tidak terjadi lagi.

Menurut Ira Widyastuti, kepala Unit Transfusi Darah PMI Kota Kediri, pihaknya akan tetap buka hingga pukul 22.00. Mereka juga akan mendatangi para pendonor ke tempat-tempat keramaian. Seperti bus PMI akan keluar ke tempat-tempat seperti di Jalan Dhoho, Kediri Mall, Taman Sekartaji, hingga Alun-Alun Kediri. “Bus donor darah tersebut standby mulai pukul 18.30 hingga 22.00,” ungkapnya.

PMI mobile itu sebenarnya masih masuk dalam rangkaian safari Ramadan yang sudah dimulai sejak pertengahan Mei lalu. Adapun agar stok darah tetap terpenuhi, upaya itu akan terus dilakukan hingga dua minggu setelah Lebaran. Atau hingga 24 Juni.

Ira menerangkan, untuk Kota Kediri stok darah untuk kebutuhan rumah sakit sebenarnya harus menyediakan kantong darah per bulannya sekitar 1.200 kantong darah untuk total semua golongan. Dengan angka tersebut akan mampu menyediakan kebutuhan para pasien di Rumah Sakit Kota Kediri.

“Kami dalam bulan-bulan ini tetap antisipasi ketersediaan darah golongan A dan B. Karena dalam catatan kami bulan-bulan ini cukup menipis karena kebutuhannya cukup besar,” ungkapnya.

Berbeda dengan darah golongan O yang bulan ini masih banyak stok. Sebab, orang yang memiliki golongan darah O jarang sakit yang membutuhkan transfuse pada bulan-bulan ini. Itu yang menyebabkan stok masih banyak.

Namun demikian, menurut Ira, pihaknya tak boleh tenang-tenang saja. Selain terus mengirim SMS Gateway para pendonor darah golongan A dan B agar segera berdonor, mereka juga gencar untuk mencari pendonor di luar kantor. Agar stok darah tetap aman hingga Lebaran usai.  “Pada Lebaran ini pun kami juga terus upayakan mengamankan stok,” terang Ira.

Pada Lebaran kali ini pihaknya banyak melakukan  kegiatan donor darah. Dengan menyasar pada kelompok-kelompok warga yang sedang melakukan reuni. Walaupun mulai banyaknya permintaan itu Ira menerangkan pihak mengatur tugas dengan sift pada jajarannya. Karena memang seluruh karyawannya juga muslim dan merayakan Lebaran juga. Di sisi lain, mereka  tetap harus siap siaga 24 jam. “Jadi kami atur. Bagi-bagi jam tugas dan telah kita sepakati bersama,” ujarnya.

Hanya saja, khusus pada Lebaran hari pertama hingga ketiga, 15 Juni hingga 17 Juni, pihaknya tidak melakukan layanan donor darah. Untuk pelayanan donor darah pada tanggal 18 dan 19 Juni hanya dilakukan di kantor PMI. Baru setelah itu bus donor darah akan kembali menyasar tempat-tempat keramaian untuk melayani pendonor. Agar stok lebaran tetap terpenuhi. “Terus kita upayakan stok aman,” tegas Ira.

(rk/fiz/die/JPR)

Source link