Lesu, Permintaan Notebook Digeser Laptop – Radar Bojonegoro

Karyawan salah satu toko laptop di Bojonegoro, Roudhotul Afida, mengatakan, pasar netbook belakangan sudah tergeser oleh laptop.

Karena harga netbook masih tinggi sedangkan fasilitasnya tetap sama.

Sehingga, konsumen cenderung beralih ke laptop karena penawaran dari sejumlah merek cukup bervariatif. 

Dikatakan Afida, penjualan netbook memang cenderung turun tahun ini. Sebab, segmen pasarnya sangat terbatas, sehingga kebutuhannya juga berkurang.

Selain itu, harga netbook dipasarkan masih antara Rp 3 juta per unit dengan kapasitas 10-11,6 inci.

Meski market share-nya  masyarakat menengah, penjualannya tidak bisa stabil.

’’Penjualan netbook memang lesu, sehingga hanya mengandalkan laptop,” ujarnya Kamis (24/11). 

Kebutuhan akan perangkat teknologi jenis laptop dan netbook sebenarnya tinggi, karena penggunanya juga bertambah.

Sehingga, berapa pun tipe digelontorkan, peminatnya selalu ada. Tetapi, konsumen Bojonegoro memasang kualitas tinggi dalam pembelian sebuah barang.

Sehingga penjual harus lebih selektif dalam memahami kondisi tersebut. 

Terpisah, Dian Oktavia menambahkan, pasar netbook terjadi penurunan dibandingkan tahun lalu. Selama satu bulan, dia hanya mampu menjual antara 10-15 unit.

Sedangkan tahun lalu, kebutuhan akan barang tersebut cenderung lebih banyak.

Hal itu tidak terlepas dari pola belanja masyarakat yang cenderung beralih ke laptop.

’’Selisih harganya sedikit, jadi konsumen lebih memilih laptop,” paparnya.

(bj/rka/haf/bet/JPR)

Source link