Lhah, Dobel L Kok Disembunyikan di Kotak Obat – Radar Kediri

KEDIRI KABUPATEN – Siasat Supriadi, 30, warga Desa Tulungrejo, Kecamatan Pare mengelabui polisi dengan menyembunyikan pil dobel L di kotak obat terkuak.  Kemarin, pria yang sehari-hari bekerja kuli bangunan ini akhirnya ditahan. Tim Satnarkoba Polres Kediri mengamankan 300 butir pil koplo.

“Kasusnya sudah kami tangani,” terang Kasatnarkoba AKP Eko Prasetio Sanosin kepada Jawa Pos Radar Kediri.

Sebelumnya, Eko mengatakan, pihaknya telah menerima informasi dari masyarakat. Pemuda itu dicurigai terlibat dalam peredaran obat terlarang. Karena itu, Aktivitas Supriadi pun menjadi incaran polisi.

Hingga akhirnya, pada Rabu (21/3) sekitar pukul 09.00 WIB, tim satnarkoba mendatangi rumahnya di Jalan Matahari, Desa Tulungrejo, Kecamatan Pare. Kebetulan Supriadi sedang ada di rumah. Namun, ketika ditanya perihal keterlibatannya dalam penyalahgunaan narkoba, dia sempat mengelak.

Kendati begitu, polisi tak menyerah. Mereka pun melakukan penggeledahan di rumah Supriadi. “Kami langsung menggeledahnya begitu yang bersangkutan tak mengakui,” kata Eko.

Semula dalam penggeledahan di seisi rumah, polisi belum menemukan titik terang. Tetapi ketika masuk ke kamar Supriadi, tim satnarkoba menemukan kotak obat yang mencurigakan. Maka di situ langsung diperiksa seksama. Alhasil, ditemukan pil dobel L sebanyak 300 butir.

“Pil dobel L disimpan di kotak obat bersama obat-obatan lain. Itu untuk mengelabui petugas kami,” ungkap Eko.

Akhirnya, Supriadi mengakui perbuatannya. Dia pun digelandang ke Mapolres Kediri untuk diperiksa. “Selain tersangka, kami juga mengamankan barang bukti pil dobel L dan satu buah HP merek Evercross yang digunakan untuk transaksi,” papar Eko.

Oleh penyidik, Supriadi dinyatakan melanggar pasal 197 subsider pasal 196 UU RI Nomor 36/2009 tentang Kesehatan. “Kasus ini akan kami kembangkan lebih lanjut,” pungkasnya.

Ungkap Kasus Pil Koplo Tulungrejo

Tersangka: Supriadi (30)

Alamat: Desa Tulungrejo, Kecamatan Pare

Pekerjaan: Kuli bangunan

Barang bukti : 300 butir pil dobel L dan satu HP

Sanksi pidana : pelanggaran pasal 197 subsider pasal 196 UU RI Nomor 36/2009 tentang Kesehatan

(rk/die/die/JPR)

Source link