Lima Pemuda Perusak Kantor Desa Diamankan, Dua Pelaku Buron – Radar Banyuwangi

BANYUWANGI – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Banyuwangi akhirnya mengamankan lima orang dari tujuh pelaku penyerangan Kantor Desa Sidorejo, Kecamatan Purwoharjo, Rabu malam lalu (27/12). Lima pelaku langsung digelandang ke Mapolres Banyuwangi, Sabtu (30/12).

Lima pelaku yang diamankan tersebut yakni Mohammad Dwi Rifai, 21, dan Doni Galang Saputra, 22, warga Dusun Jatimulyo, Desa Glagahagung, Kecamatan Purwoharjo. Tiga orang pelaku lainnya masih di bawah umur dan berstatus pelajar SMK. Ketiganya adalah MZ, warga Dusun Jatirejo, Desa Glagahagung, Kecamatan Purwoharjo. Juga LD dan BM warga Dusun Jatimulyo, Desa Glagahagung.

Kapolres Banyuwangi AKBP Donny Adityawarman mengatakan, ulah para remaja itu berawal saat mereka bertemu dan menggelar pesta miras jenis arak di hutan Karetan, Kecamatan Purwoharjo, pukul 19.00 Rabu malam lalu (27/12).

Usai pesta miras, kawanan remaja itu berangkat nonton orkes Melayu di Desa Kradenan, Kecamatan Purwoharjo dengan mengendarai empat motor.

Sesampainya di jalan simpang tiga depan kantor Desa Sidorejo, motor mereka didahului pemuda dari Desa Sidorejo sambil memainkan gas (mblayer). Merasa terusik, dua motor yang dikendarai empat pemuda itu mengejar motor yang main gas tersebut.

Sayangnya, saat dikejar sejauh tiga kilometer, mereka sudah kehilangan jejak. Selanjutnya, empat remaja tersebut kembali ke simpang tiga di depan Balai Desa Sidorejo.

Sesampainya di Balai Desa Sidorejo, ketujuh pemuda membuat keributan. Mereka memainkan gas motor yang dinaiki. Ulah kawanan geng motor itu akhirnya ditegur Kepala Desa setempat dan warga yang sedang berkumpul di Balai Desa. Meski sempat ditegur untuk bubar, ketujuh remaja itu bukan malah pergi. Mereka justru melempari kantor desa tersebut dengan batu.

Beruntung, dua orang pelaku berhasil ditangkap warga dan anggota polisi di lokasi kejadian. ”Dua pelaku ditangkap di lokasi kejadian malam itu. Tiga sisanya kami jemput di rumah masing-masing. Dua pelaku lainnya masih buron,” ujar Kapolres Donny.

Tersangka akan dijerat pasal 170 KUHP tentang perusakan barang yang dilakukan secara bersama-sama, dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. Sementara untuk pelaku yang masih di bawah umur, akan diberlakukan undang-undang anak. ”Mereka ini bertindak secara sporadis atau spontan, bersama-sama setelah minum-minuman keras. Jadi bukan secara massive,” terangnya.

Sebagai bentuk antisipasi kejadian serupa terjadi saat malam tahun baru. Pihak Polres Banyuwangi bersama TNI juga sudah menyiagakan 910 personel di simpang jalan raya dan tempat yang dianggap rawan dan dimungkinkan rusuh tempat berkumpulnya masa saat malam tahun baru.

Source link