LPG Meledak, Rumah Pengusaha Katering Ludes Terbakar – Radar Surabaya

Kebakaran rumah milik pengusaha katering tersebut bersumber dari ledakan LPG yang digunakan korban untuk memasak. Dari data yang dihimpun Radar Surabaya, peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 8.30 Rabu (3/1). 

Saat itu, Sulastri sedang memasak untuk salah satu pelanggan kateringnya. Namun karena ada bumbu yang kurang, maka dia meninggalkan masakannya dan pergi berbelanja. Kebetulan lokasi belanjanya tak jauh dari rumah. 

Diduga pada saat korban meninggalkan dapur,  gas LPG mengalami kebocoran hingga mengakibatkan LPG meledak. Akibat kejadian itu tak hanya menghancurkan bangunan dapur tetapi juga  menimbulkan kobaran api. 

Kobaran api menghanguskan bangunan dan barang-barang di dapur milik korban. Dari ledakan dan disusul dengan kobaran api itu dengan cepat  membakar rumah ukuran 6×15 meter tersebut. Sedangkan korban baru mengetahui rumahnya terbakar setelah ia kembali dari toko. 

Korban yang tahu rumahnya terbakar nampak histeris. Sedangkan warga yang takut api semakin membesar dan khawatir ada ledakan susulan, memilih menghubungi petugas pemadam kebakaran (PMK). 

Setelah mendapatkan laporan adanya kebakaran tersebut, sebanyak delapan unit mobil PMK segera menuju ke lokasi. Hanya saja perjalanan mobil pmk sempat terhambat lantaran jalan area kebakaran yang sempit dan juga banyak orang yang  berkumpul di sekitar lokasi. 

Petugas PMK yang berhasil menjangkau lokasi langsung berjibaku memadamkan api. Karena api sudah membesar, hal yang dilakukan petugas adalah berusaha mengendalikan api agar tak menjalar ke bangunan rumah yang ada di samping kanan dan kiri rumah korban. Semprotan air pun diarahkan ke bangunan samping sebelum diarahkan ke titik api. 

Kemudian dalam waktu kurang dari setengah jam,  petugas akhirnya mampu melakukan pemadaman. Petugas juga melainkan melakukan pembahasan di area dapur yang menjadi sumber api. 

“Kami mengamankan tabung LPG dari area dapur. LPG ini yang kami duga menjadi penyebab kebakaran,” kata Kepala Dinas PMK Kota Surabaya, Chandra Oeratmangun.

Chandra memastikan tak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut, hanya saja kerugian meteril diperikan mencapai ratusan juta rupiah. Sementara, setelah api dipadamkan, anggota Polsek Mulyorejo mendatangi lokasi untuk memastikan penyebab kebakaran. 

“Dugaan sementara karena ledakan lpg, sebab kami mendapati ada beberepa bagian dinding rumah yang hancur,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Mulyorejo, Iptu Budijanto. (yua/rud)

(sb/yua/jek/JPR)