LPP Al Irsyad Gelar Smart Parenting – Radar Banyuwangi

BANYUWANGI – Lajnah Pendidikan dan Pengajaran (LPP) Al Irsyad yang menaungi lembaga pendidikan SD dan SMP Al Irsyad menggelar Smart Parenting di Hall Pondok Wina, Sabtu lalu (28/10).

Kegiatan yang dilaksanakan bersamaan dengan penerimaan hasil Penilaian Tengah Semester (PTS) itu, diikuti seluruh wali murid dari kelompok belajar (KB) TK 1 Al Irsyad Banyuwangi, TK 2 Al Irsyad Ketapang, dan SD Al Irsyad. Mereka diajak untuk mengikuti Smart Parenting dengan tema ”Dilema Penggunaan Gadget, Apakah Kebutuhan atau Perusak Masa Depan Anak”.

Pemateri dalam acara tersebut yakni Ahmad Ismail. Dia adalah pemerhati anak dan CEO Bina Rumah Sehat Corporation (BRSC) Jember. Ratusan wali murid sangat antusias mengikuti parenting itu. Apalagi, materi yang diangkat merupakan masalah yang saat ini sedang dihadapi. Bahkan, sejumlah wali murid juga aktif bertanya terkait permasalahan yang dialaminya.

”Tidak dapat dipungkiri, teknologi telah berkembang kian pesatnya. Teknologi diciptakan untuk mempermudah urusan manusia, anak-anak sudah menjadi konsumen aktif. Di mana banyak produk elektronik salah satunya gadget yang menjadikan anak-anak sebagai target pasar,” ujar Ahmad Ismail.

Salah satu materi yang sangat menarik yakni, bahwa manusia adalah ciptaan Allah yang paling sempurna. Oleh karena itu, manusia tidak boleh kalah dengan kemajuan teknologi. ”Jadikan gadget produktif dan bukan konsumtif,” ulasnya.

Lebih lanjut, Ahmad Ismail mengajak wali murid untuk mengetahui apa kebutuhan anak yang pas sesuai usianya. Untuk mengurangi ketergantungan gadget pada anak, dia mengajak para orang tua untuk lebih banyak meluangkan waktu berinteraksi dengan anak. Salah satu caranya dengan memberikan konten yang layak interaksi visualisasinya.

Sementara itu, Kepala SD Al Irsyad Banyuwangi Eni Sri Widayati  mengatakan, kegiatan parenting tersebut rutin dilaksanakan tiap semester. Hal itu untuk menjembatani permasalahan-permasalahan yang kerap dihadapi oleh wali murid dan sekolah. ”Kegiatan ini sangat penting, harapan kami akan timbul sinergi antara wali murid di rumah dan guru yang ada di sekolah,” jelasnya.

Di akhir acara juga dibagikan penghargaan berupa trofi juara dua tingkat kabupaten lomba Liga Pelajar Indonesia (LPI), Juara Dua Provinsi Jawa Timur dalam Lomba Pantomin, dan juara kegiatan Hubbus Sholat di sekolah.

Source link