Marak Spot Selfie, Rental Kamera Laris – Radar Bojonegoro

Nova Bagus Akbar, pelaku usaha persewaan kamera mengatakan, kebutuhan sewa kamera DSLR sangat tinggi. Apalagi, berlibur sudah menjadi agenda setiap bulan bagi sebagian remaja. Sehingga, mereka butuh kamera untuk mengabadikan momen terbaiknya.

Nova sapaannya mengakui, permintaan persewaan kamera ini mulai tumbuh seiring banyaknya spot selfie. Konsumen semakin tertantang menghasilkan foto terbaiknya dengan didukung kamera berkualitas.

Sehingga, persewaan kamera ada peningkatan, karena itu persaingan harga menjadi persoalan para penyedia jasa. Sebelumnya, penyewa bisa dikenai biaya sewa setiap jamnya dengan harga Rp 10 ribu.

Bahkan untuk sewa dalam kurun waktu sehari bisa kena biaya Rp 100 ribu. Tapi karena banyaknya persaingan membuat penyedia jasa harus mengikuti harga pasar. “Sekarang satu hari hanya Rp 80 ribu,” ujarnya.

Usaha penyedia jasa sewa kamera tetap harus memperhatikan perkembangan pasar. Karena usaha apapun tetap akan mengalami pergeseran seiring kemudahan teknologi. Sehingga, dia berencana menyediakan jasa persewaan mirrorless untuk memebuhi kebutuhan pasar.

Terpisah, Nadia salah satu penyewa mengatakan, jasa persewaan kamera ini cukup membantu. Sebelumnya kita kesulitan mengabadikan momen khusus seperti wisuda atau lainnya. Sehingga, mengandalkan jasa fotografer hasilnya hanya satu dua saja.

Sedangkan, jika sewa kamera bisa foto lebih banyak dengan hasil bervariasi. “Lebih ekonomis juga karena tarif sewanya terjangkau,” ungkapnya. 

(bj/rod/rka/rij/bet/JPR)

Source link