Masih Mencari Format yang Pas  – Radar Bojonegoro

Pimred Jawa Radar Tuban Dwi Setiyawan menjelaskan, dalam tryout berbasis informasi teknologi tersebut, peserta  tidak harus mengerjakan dengan komputer maupun laptop.

”Dengan smartphone pun bisa,” ujar dia.Dengan smartphone, kata Dwi, peserta bisa mengerjakan di tempat mana pun yang memiliki jaringan internet. Tidak harus di sekolah.

Simon, tim teknisi dari PG Bimbel menambahkan, setelah mendaftar, nantinya masing-masing peserta mendapat user name dan password untuk mengakses secara bersamaan menurut jadwal yang ditentukan.

Selain hal teknis, dalam pertemuan tersebut juga dibahas sejumlah kendala untuk dicari solusinya. Kepala Kemenag Tuban Sahid mengapresiasi Jawa Pos Radar Tuban yang memiliki kepedulian terhadap dunia pendidikan dan menjadikan tryout sebagai agenda tahunan.

Dia menyadari problem yang muncul dalam tryout berbasis CBT tersebut. Pertimbangannya, karena tryout berbasis informasi teknologi itu baru dan menjadi masa transisi dari sebelumnya berbasis paper based test (PBT) dengan kertas koran.

”Karena baru, wajar kalau kendala teknis,” ujar dia didampingi Kasi Penma A. Karim dan Nur Alam. Dalam pertemuan tersebut, tryout PBT untuk madrasah ibtidaiyah (MI) nyaris tanpa kendala.

(bj/yqn/yud/ds/yqn/JPR)

Source link