Masuki Desember, Sampah Kiriman ke Pantai di Badung Kian Banyak – Bali Express

Semula oleh DLHK, Pantai Kuta dan Legian ditetapkan darurat sampah kiriman. Belakangan, sampah juga menyerbu kawasan Pantai Kelan, Kedonganan, hingga ke Mengening.  Penyebabnya masih sama, yakni pengaruh siklon angin barat. Sampah-sampah terbawa arus dan menumpuk di kawasan pantai Badung selatan. Untuk sementara, Pantai Kelan dan Kedonganan juga menyusul ditetapkan darurat sampah kiriman. Sedangkan, untuk di kawasan pesisir di Kuta Utara, seperti Canggu dan Pererenan statusnya masih siaga.

Jika di Kuta hingga Legian sampah kiriman dominan adalah kayu dan ranting pohon, di Kelan dan Kedonganan dominan sampah plastik. “Melihat sampah kiriman yang mulai menerjang pantai Kelan dan Kedonganan, maka kami sudah tetapkan darurat sampah,” ungkap Kepala DLHK Badung, I Putu Eka Merthawan, Jumat (1/12) kemarin.

Guna menangani sampah di kampung nelayan tersebut, DLHK Badung sudah menyiagakan sebanyak 130 petugas kebersihan. Alat berat yang ada di Kuta pun terpaksa harus diperbantukan ke lokasi supaya memudahkan petugas dalam pengangkutan. 

“Memang tidak bisa seketika kami angkut ke TPA Suwung. Karena katerbatasan armada jadi kami terpaksa kumpulkan dulu. Makanya kami mohon permakluman, karena situasinya memang krodit sementara petugas dan sarana prasarana kami tidak memadai,” ujarnya.

Lebih lanjut, birokrat asal Sempidi tersebut mengatakan, idealnya Kuta Selatan, Kuta dan Kuta Utara, memiliki masing-masing enam unit loader dan 10 truk pengangkut sampah. Sayangnya, pihaknya hanya memiliki tiga loader dan masih kekurangan truk. “Meski begitu, kami akan tetap berupaya optimal,” tegasnya.

Berdasarkan berita sebelumnya, per November 2017 DLHK Badung telah menangani sampah kiriman sekitar 477 ton. Rinciannya, di pantai se-Kuta Utara ada 76,5 ton, Kuta dan Legian sejumlah 378 ton, sedangkan di kawasan pesisir pantai ujung selatan kurang lebih 22,5 ton. Namun demikian baru sekitar 453 ton saja yang sudah diangkut ke TPA Suwung. Sementara petugas yang diterjunkan mencapai 700 orang. 

(bx/adi/bay/yes/JPR)

Source link