Menanti Duel Duo Tajikistan di SSC – Radar Madura

Untuk mewujudkan ambisi tersebut, beberapa penggawa asing didatangkan. Salah satunya adalah gelandang asal Tajikistan Nuriddin Davronov. Namun, bukan hanya tuan rumah yang melakukan persiapan serius. Tim lainnya, yakni Persija Jakarta dan Persela Lamongan juga tidak ingin ketinggalan.

Pada turnamen itu, Persela Lamongan juga tengah berbenah. Tak mau kalah, klub yang dinakhodai Aji Santoso itu mendatangkan pemain terbaik Liga Tajikistan, Fatkhullo Fatkhuloev. Bisa dibilang, turnamen itu akan menjadi duel duo Tajikistan. Sebab, di kubu tuan rumah ada nama Nuriddin Davronov.

Kedua pemain tersebut merupakan pendatang baru di persepakbolaan Indonesia. Karena itu, menarik untuk dinanti kiprahnya. ”Kami tahu dari beberapa berita dan juga dari Noura (panggilan Nuriddin Davronov) kalau Persela rekrut pemain Tajikistan. Itu tidak masalah bagi kami. Selain kami buta seperti apa permainannya, kami juga belum tahu kekuatan Persela seperti apa,” ujar Asisten Pelatih Madura United Danilo Fernando Rabu (3/1).

Sebelumnya, kedua pemain tersebut pernah bermain bersama untuk klub Istiklol FC di Tajik League (Liga Utama Tajikistan). Kerja sama dua pemain yang bertipikal sama-sama gelandang itu berlanjut di Timnas Tajikistan. Artinya, Noura tentu tahu betul seperti apa permainan eks rekan setimnya itu.

Hal itu bisa dimanfaatkan oleh tim pelatih Madura United untuk mengorek seperti apa permainan penggawa anyar calon lawannya itu. Saat ini Madura United masih fokus terhadap persiapan. ”Perkembangan seluruh pemain sangat bagus, utamanya pemain asing. Proses adaptasi mereka ada peningkatan,” ujar eks pemain Perseba Bangkalan tersebut.

Terdapat tiga pemain asing yang saat ini berada dalam skuad Madura United. Selain Noura, terdapat Marcel Silva Sacramento dan Kevin Sheunemann. Meski Kevin sudah beralih kewarganegaraan Indonesia, Danilo menganggapnya sebagai pemain asing. Tiga pemain itu harus memiliki kualitas di atas pemain lokal. ”Untuk urusan fisik, mereka ada peningkatan sangat bagus,” jelas Danilo.

Turnamen SSC kali ini adalah kesempatan bagi tim pelatih untuk menilai secara keseluruhan permainan para penggawa asingnya. ”Di SSC, kami akan hadapi Persija, Persela, dan Kedah FA. Mereka lawan yang pas bagi kami. Nah, saat itulah merupakan waktu yang pas untuk menilai permainan mereka,” imbuh Danilo.

(mr/dam/han/bas/JPR)