SURABAYA – Bagi masyarakat Indonesia, batik tentu menjadi kain yang tidak asing lagi. Dalam penampilan keseharian, misalnya. Batik menjadi salah satu busana yang dapat dikenakan pada berbagai acara.
Tetapi di kalangan anak muda, batik masih digunakan di acara tertentu, khususnya pesta pernikahan atau acara formal lainnya.
Sebagai penggemar batik, Berdit Zanzabella pun berkreasi memadupadankan kain batik dengan bahan lain, sehingga dapat menjadi hijab yang fashionable, unik dan cocok digunakan di segala acara.
“Aku memang ingin menggiring anak muda agar lebih menyukai batik, khususnya untuk melengkapi busana sehari-hari,” ungkap Bella, sapaan akrabnya, Jumat (19/1).
Jenis batik yang digunakan adalah batik tulis dan batik cap Trenggalek yang kental dengan ciri khas motif cengkih. Motif batik tersebut juga membuat tampilan berkarakter dan mencuri perhatian. Bukan tanpa alasan Bella memilih batik kontemporer Trenggalek untuk kreasinya itu.
Sebab, Trenggalek adalah tanah kelahiran alumni Teknik Informatika ITATS  itu.
Agar terlihat bervariasi, Bella menggabungkan batik kontemporer Trenggalek ini dengan bahan diamond georgette. “Kelebihan kain ini adalah sifat atau teksturnya yang bisa menempel di wajah, sehingga akan terasa nyaman ketika dikenakan,” kata Bella.
Kelebihan lain dari kain diamond georgette ini adalah bahan yang sangat ringan. “Kalau dipakai juga tidak panas, sehingga cocok untuk aktivitas sehari-hari khususnya aktivitas yang dilakukan di luar ruangan,” tandasnya.
Selain bahan diamond georgette, kain batik Trenggalek ini juga dipadupadankan dengan bahan sifon seruti, dan juga satin. (mif/nur)