Menjawab Isu Jual Beli Jabatan Perdes – Radar Solo

SUKOHARJO – Isu jual beli jabatan perangkat desa santer terdengar beberapa waktu terakhir ini. Namun, belum ada bukti yang membeberkan prihal transaksi tersebut. Bahkan, sampai selesainya pelantikan perangkat desa.

Kepala Desa (Kades) Grogol, Kecamatan Weru, Heri Putut mengatakan, isu jual beli jabatan perangkat desa (Perdes) tersebut tidak benar. Sebagai Kades dia menyatakan perekrutan perangkat sesuai prosedur. Menanggapi tuduhan jual beli perangkat ini menurutnya harus dengan kepala dingin, arif dan bijaksana.

Menurut dia, apapun isu yang beredar ini pihaknya menyatakan harus siap. Menurut dia, dalam rekrutmen ini memang ada pihak yang puas dan tidak puas. ”Kalau kami dari pihak desa tetap mencari yang paling berkualitas. Kalau isu membayar-bayar itu di Desa Grogol, Kecamatan Weru tidak ada,” tegasnya.

Menilai kinerja perangkat yang baru ini, Heri mengatakan, mereka semua masih tergolong muda. Dia mencontohkan semua juga cepat dalam bekerja sebab sudah menguasai teknologi. Yang jelas perangkat desa Grogol saat ini berjumlah 12 orang. Urusan administrasi jadi lebih cepat.

Kepala Bagian Pemerintahan Desa Setyo Aji Nugroho mengatakan, Pemkab Sukoharjo nantinya akan memberikan penghasilan tetap untuk Sekretaris Desa Rp 2,1 juta perbulan. Sedangkan Perangkat Desa Rp 1,8 juta perbulan.
”Peserta terdiri dari 78 perangkat desa jabatan Sekretaris Desa melalui mekanisme mutasi antar perangkat desa, dan 422 perangkat desa hasil penjaringan dan penyaringan perangkat desa” jelas Aji dalam laporannya. (yan)