Merebak Ajaran Antipancasila, Gencarkan Empat Pilar Kebangsaan – Radar Kudus

Menurutnya, empat pilar ini sudah disosialisasikan di wilayah kerjanya di Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan. Sosialisasi itu digencarkan dari kalangan atas hingga lini bawah. Empat pilar sudah digelorakan sejak era Bung Karno. Pada pemerintahan Presiden Jokowi ini, digalakkan lagi.

“Karena saat ini banyak ajaran melenceng dari ideologi Pancasila yang dapat memecah belah NKRI. Beberapa waktu lalu banyak aksi terorisme bom bunuh diri yang bahkan melibatkan anak kecil. Hal ini sangat memprihatinkan. Jangan sampai negara ini seperti Suriah yang terpecah,” tegasnya.

Fenomena terorisme di Indonesia jika tidak disikapi dengan baik, dapat berbahaya bagi bangsa. Dia sebagai anggota DPR RI terus berkomunikasi dengan Polri, TNI, dan instansi. Hal ini untuk menertibkan organisasi antipancasila.

“Saya selaku anggota DPR RI meminta penegak hukum untuk menertibkan organisasi miring (antipancasila). Seperti ISIS yang diajarkan di Suriah da Irak. Kalau dibiarkan dapat mengorbankan rakyat dan negara bisa rugi. Ini jangan sampai terjadi,” jelasnya.

Imam menambahkan, peran masyarakat dari kalangan atas hingga bawah sangat penting. Terutama dari kalangan bawah seperti kepala desa dan ketua RT harus bersatu. Mereka merupakan ujung tombak dari arus bawah. Jangan sampai masyarakat saling menghasut sehingga menimbulkan perpecahan.

(ks/put/him/top/JPR)