Nikmati Rujak Sambil Nobar Piala Dunia – Radar Kudus

LIMA lembar terpal biru digelar persis di depan rumah Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Jateng Taj Yasin tadi malam. Lebih dari 30 simpatisan cawagub nomor urut satu itu duduk lesehan.

BACA SALAWAT: Taj Yasin memimpin memimpin pembacaan salawat nariyah.
(KHOLID HAZMI/RADAR KUDUS)

Mereka ngobrol santai. Sambil ngobrol mereka menyaksikan laga Piala Dunia antara Denmark melawan Perancis. Taj Yasin tampak di antara mereka. Dia menikmati rujak.

Taj Yasin juga menjamu simpatisan yang datang ke rumahnya, Desa Karangmangu, Kecamatan Sarang, tadi malam. Tak ada obrolan serius soal pencoblosan gubernur dan wakil gubernur Jateng yang akan digelar hari ini.

Di antara mereka hanya terlontar obrolan-obrolan ringan. Seperti ketika tampil di televisi, Taj Yasin tetap dengan gaya khas santri. Pakai peci hitam, kemeja cokelat dan sarung. Di sela-sela itu, ada yang membahas pertandingan sepak bola yang berlangsung.

Pasangan Ganjar Pranowo ini mengaku, tak ada kegiatan khusus menjelang pencoblosan. Justru para simpatisan yang mencuatkan ide-ide untuk membuat kegiatan. Seperti istighotsah yang digelar di kediaman Majid Kamil, kakak kandung Gus Yasin – sapaan Taj Yasin.

Kegiatan tersebut digelar kemarin usai salat magrib. Simpatisan di tempat lain juga menggelar istighotsah. Tak ada instruksi langsung dari pasangan nomor urut satu untuk menggelar kegiatan tersebut. Semua inisiatif dari para simpatisan.

Sekitar pukul 20.30 ada sekitar 35 santri berkumpul di lantai II rumah Taj Yasin. Mereka sudah siap untuk khataman Quran. Kegiatan itu diawali dengan pembacaan salawat nariyah. Taj Yasin yang memimpin langsung. Satu santri membaca 44 salawat nariyah.

Hanya sebentar Taj Yasin memimpin pembacaan salawat nariyah. Dia lalu turun ke bawah menemui para simpatisan. Terpal biru sudah digelar di gang kecil yang hanya bisa dilewati satu mobil. Persis di depan rumahnya.

Satu layar proyektor sudah siap. Lengkap dengan peralatan seperti laprop dan speaker aktif. Lebih dari 30 simpatisan duduk lesehan di gang kecil itu. Mereka menggelar melekan bersama Taj Yasin.

Kebetulan bertepatan dengan momentum Piala Dunia 2018. Alhasil, ide untuk melekan sambil nonton bareng Piala Dunia tercetus. Apalagi pertandingan malam itu cukup bergengsi. Antara Perancis melawan Denmark.

”Ide kegiatan semua dari teman-teman simpatisan. Nobar ini baru muncul sore. Kita melekan sambil nobar,” ungkapnya.

Untuk pencoblosan, Gus Yasin dijadwalkan datang ke TPS sekitar pukul 09.00. Setelah mencoblos, dia berencana langsung berangkat ke Semarang.

Sedangkan, KH Maimoen Zubair yang juga ayah Gus Yasin kemungkinan tak bisa datang ke TPS. ”Abah sakit sejak Sabtu kemarin. Kondisinya sudah mulai membaik. Namun, sepertinya tidak bisa datang ke TPS. Rencananya petugas TPS yang datang ke rumah Abah. Agar Abah tetap bisa menggunakan hak pilihnya,” jelasnya.

(ks/ris/top/JPR)