operasi lalu lintas – Radar Solo

SOLO – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Surakarta kembali menggelar Operasi Zebra Candi. Kegiatan tersebut bertujuan agar pengguna jalan semakin tertib dalam berlalu-lintas. Operasi Zebra Candi mulai dilaksanakan Rabu (1/11) hingga 14 hari kedepan.

Kasatlantas Polresta Surakarta Kompol Imam Safii menuturkan, berbeda dengan operasi simpatik yang digelar pada bulan Maret lalu yang lebih bersifat sosialisasi tertib berlalu lintas. Operasi kali ini akan dilakukan penindakan tegas kepada segala jenis pelanggaran.

“Kita akan melakukan apel bersama dulu besok di Mapolresta Surakarta. Setelah diberi pengarahan, anggota akan langsung diterjunkan di lapangan untuk melangsungkan tugas,” ungkap Kasatlantas kepada Jawa Pos Radar Solo, Selasa (31/10).

Imam menambahkan, sedikitnya 145 personil bakal diterjunkan dalam operasi tersebut. “Kami tidak hanya menggelar operasi pada pagi hari, tetapi juga malam hari. Setiap hari bisa saja menggelar operasi di tiga lokasi berbeda dengan melihat kondisi di lapangan,” jelasnya.

Operasi Zebra Candi tahun ini akan dipusatkan di kawasan rawan kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas. Antara lain di Jl. Ahmad Yani, Jl. Slamet Riyadi, Jl. Adisucipto, Jl. Yos Sudarso, Jl. Kolonel Sutarto, Jl. Ir. Juanda, Jl. Jensud dan Jl. Brigjen Sudiarto.

Polisi menghimbau kepada masyarakat agar melengkapi surat-surat kendaraan saat berada di jalan raya. Selain itu, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, memakai helm, dan tidak menggunakan kendaraan modifikasi yang menyalahi aturan. 

“Kami akan memberikan surat tilang kepada pengendara yang terbukti melakukan pelanggaran. Kami juga memanfaatkan medsos (media sosial) dengan akun milik Satlantas berupa facebook, Instagram, dan twitter untuk sosialisasi Operasi Zebra Candi,” tegas Imam.

(rs/atn/bay/JPR)

Source link