Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, proses pembangunan jalan dari anggaran Corporate Social Responsibility (CSR) sedang dilakukan. Koordinasi dengan pengembang terkait anggaran penyelesaian pembangunan jalan tersebut juga sedang dilakukan. 

“Kita komunikasikan lebih lanjut agar proses pembangunan bisa dilakukan dengan cepat,” terangnya. 

Dari pantauan Radar Surabaya, saat ini galian terowongan sudah terbangun setengah dan overpass sebagai infrastruktur pengalihan sudah selesai. Sementara, para pekerja tengah melakukan pekerjaan sampingan seperti penyelesaian capping beam (CB) untuk memperkuat tiang-tiang pondasi yang sudah terpasang. Lokasi sisi barat dan timur bundaran tersebut rencananya ditutup karena akan digali.

Eri mengatakan, progres proyek mencapai 50 persen dan untuk pekerjaan di luar bundaran  masih menunggu kesiapan dana. Karena itu pihaknya sudah berusaha untuk berkomunikasi dengan 26 pengembang agar anggaran segera turun untuk kelanjutan pembangunan. 

“Jika molor nanti macet tidak bisa segera diurai,” jelasnya.

Sebelumnya, Dishub Surabaya melalui Kabid Lalu Lintas Roben Rico mengatakan, pemasangan rambu penunjuk jalan sudah dipersiapkan. Sebanyak dua traffic light dari total empat traffic light akan dicopot. Hal itu sebagai langkah untuk meminimalisir kepadatan kendaraan di kawasan tersebut. (vga/rud)

(sb/vga/jek/JPR)