Pamerkan Berbagai Inovasi Desa – Radar Jember

Bursa inovasi desa tersebut menjadi wadah untuk mengenalkan potensi ekonomi yang ada. Sehingga bisa dikenal oleh masyarakat luas. Kegiatan itu diikuti oleh seluruh kades, camat serta pendamping desa di Jember. “Produk desa ini tidak kalah dengan produk yang  dijual di toko modern,” kata Wakil Bupati Jember Abdul Muqit Arief.

Kegiatan itu, kata Wabup, memberikan dampak positif bagi pembangunan desa. Kerajinan yang muncul di desa menjadi kekuatan kemandirian ekonomi. Sehingga perlu terus didampingi agar semakin berkembang. “Fokus di tahun 2018, kades harus benar-benar memperhatikan kebutuhan warga desa,” jelasnya. 

Namun, lanjut dia, tetap memperhatikan kemampuan dana desa. Selain itu, pendampingan harus terus dilakukan agar berinovasi, mempercepat ekonomi desa. “Pendampingan membuat pembangunan desa lebih terarah,” imbuhnya. 

Sementara Eko Heru Sunarso, Kepala Dinas Pemberdayaan masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Jember mengatakan bursa tersebut untuk memperkenalkan inovasi masyarakat desa dalam pembangunan. “Pemkab dan Pemdes memiliki komitmen untuk pembangunan desa,” tuturnya. 

Dia menilai banyak ide kreatif yang berkembang di desa. Produk inovasi yang dipamerkan tersebut merupakan pilihan dari beberapa yang ada. Sehingga memberikan wadah para pelaku ekonomi desa agar terus berkembang. 

Tujuan lain dari bursa inovasi desa itu agar ada pertukaran pengetahuan kegiatan yang inovatif.  Kemudian memberikan inspirasi dan alternatif pilihan kegiatan bagi pembangunan desa. Tujuannya juga untuk menjaring inovasi yang belum terdokumentasi.

Semakin sering kegiatan tersebut dilaksanakan semakin baik. Karena desa akan terus berinovasi dan saling berlomba-lomba memajukan desa. Untuk itu, Heru berharap agar Tim Pelaksana Informasi Desa (TPID) bisa menguatkan pelayanan desa. Sebab, kreativitas yang muncul tersebut bukan hanya untuk meningkatkan pendapatan, tetapi juga peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan. 

(jr/gus/hdi/das/JPR)

Source link