Panwaslu Khawatir Netralitas ASN – Radar Surabaya

Komisioner Panwaslu Sidoarjo, Jamil mengatakan dari kedua bakal calon gubernur sama-sama pernah berada di pemerintahan. “Jadi masing-masing bakal calon memiliki kedekatan dengan para pejabat. Artinya sangat rentan sekali terjadi komunikasi politik,” katanya kepada Radar Sidoarjo, Selasa (23/1).

Selain itu, tingkat kerawanan itu juga dimungkinkan muncul dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 25 Maret mendatang. Karena pilkades tidak berintegrasi dengan pemilu karena sudah ada aturannya sendiri yakni UU nomor 6 tahun 2014. “Sehingga sangat rentan bagi kepala desa maupun kepala daerah untuk mengakomodir warganya berpihak kepada salah satu bakal calon,” jelasnya.

Untuk itu, lanjut Jamil, pihaknya akan berkoordinasi dengan stakeholder seperti kejaksaan, kepolisian dan inspektorat untuk sama-sama melakukan pengawasan. “Selain itu perlu juga ada aparatur pengawas pemerintah daerah,” katanya kemudian.

Jamil mengatakan di beberapa daerah ada ASN yang terbukti yang terbukti melakukan pelanggaran pemilu. “Tapi di Sidoarjo ini belum terlihat dan mudah-mudahan tidak ada,” pungkasnya. (mus/jee)

(sb/rek/rek/JPR)