Pasokan BBM-LPG ke Bali Dipastikan Lancar – Radar Surabaya

Upaya yang dilakukan adalah dengan mengatur pengalihan supply point untuk konsumen dan lembaga penyalur dari TBBM Manggis ke TBBM Sanggaran maupun dari Surabaya. Hal itu  termasuk dalam kondisi emergency dapat dilakukan pengalihan supply point dari TBBM Tanjung Wangi langsung ke customer atau lembaga penyalur melalui mobil tangki dengan kapal ferry.

Area Manager Communication & CSR Jatim Balinus, Rifky Rakhman Yusuf  mengatakan, untuk pasokan pasokan LPG wilayah NTB pengambilan isi bulk LPG dialihkan ke terminal LPG Banyuwangi melalui kapal/LCT dari Pelabuhan Lembar-Padang Bay dan melalui darat menuju Pelabuhan Gilimanuk untuk selanjutnya diangkut kapal menuju Pelabuhan Ketapang. “Apabila Pelabuhan Padang Bay ditutup akibat dampak dari erupsi Gunung Agung maka melalui laut langsung dari pelabuhan Lembar menuju pelabuhan Ketapang,” jelas Rifky.

Melalui BUMN Peduli, lanjut dia, sejak Gunung Agung dinyatakan berstatus  “awas” pada Oktober lalu Pertamina telah memberikan dukungan ke tujuh posko utama pengungsian dengan menyalurkan LPG 12 kilogram (kg) dan 50 kg ke posko utama untuk kemudian didistribusikan kepada posko pengungsian yang lain. Ketujuh posko utama tersebut yakni posko Swecapura- Klungkung, posko Ulakan–Karang Asem, posko Tanah Ampo/Manggis -Karang Asem, posko Rendang-Karang Asem, posko Tembok-Buleleng, posko Les-Buleleng, dan posko Sambirenteng–Buleleng.

Untuk suplai BBM  Wilayah bali saat ini kebutuhan rata- rata  harian premium  579 KL, Pertalite 1.163 KL, pertamax 846 KL , solar 516 KL, Dex series 51 KL dipasok dari TBBM Manggis dan Sanggaran dan Kondisi Supplai LPG di wilayah Bali saat ini  realisasi LPG 3 kg sebanyak  620.000 kg/hari atau 206.685 tabung/hari dan realisasi LPG Non Subsidi 80.000 kg/hari. Hingga saat ini kondisi operasional masih dalam keadaan normal dan aman.  (han/hen) 

(sb/han/jay/JPR)