PDIP Trenggalek Kerja Bakti MCK di rumah Warga yang Mengalami Stunting – Radar Tulungagung

Menurut dia, perbaikan kondisi sanitasi dan lantai rumah milik Sulikah yang masih tanah tersebut penting untuk dilakukan. Alasannya, untuk mendukung upaya perlindungan terhadap kondisi kesehatan keluarga. “Stunting tidak hanya disebabkan permasalahan gizi, tetapi juga kondisi lingkungan sekitar. Apalagi Melinda juga masih balita,” imbuhnya.

Pria yang berdomisili di Desa Kerjo, Kecamatan Karangan, ini melanjutkan, kegiatan pun berlanjut dengan memberikan bantuan pembangunan MCK sehingga tidak lagi buang air besar di sungai. Dan MCK ini dibangun di masjid setempat yang kondisinya memang sudah tidak berfungsi maksimal lagi. “Bersama warga, kami juga mengupayakan perbaikan bagi MCK komunal yang ada di masjid. Kami berharap, ini nantinya bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh warga,” tuturnya.

Doding -sapaan akrabnya- mengungkapkan, program percepatan pengentasan stunting di Desa Kayen perlu digenjot bersama-sama oleh semua pihak. Mengingat di wilayah tersebut terdapat 36 balita yang kondisinya nyaris menyentuh level merah. “Semua pihak harus turun tangan mengatasi hal ini,” ujarnya.

Sementara itu, Sulikah, ibunda Melinda, menyambut baik bantuan plesterisasi dan MCK tersebut. Karena dia menyadari, pembangunan tersebut akan mengubah kebiasaannya buang air besar di sungai. “Saya berharap, keberadaan MCK ini bisa mengubah kebiasaan buang air besar di sungai. Untuk itu, saya mengucapkan terima kasih atas kepedulian semua pihak,” katanya. (rka/ed/tri)

(rt/rak/ang/JPR)