Pelajar Terlibat Pencurian Motor – Radar Bromo

KRAKSAAN – Aksi pencurian motor di Kabupaten Probolinggo kian memprihatinkan. Sebab, aksi pencurian itu juga melibatkan pelajar. Baru-baru ini Polsek Kraksaan mengamankan dua pelajar MTs swasta di Kabupaten Probolinggo.

Kedua pelajar itu diamankan karena terlibat dalam sebuah aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Kedua pelajar itu, berperan sebagai penunjuk arah bagi pelaku lain yang menjadi eksekutor.

Kedua pelaku adalah RF, 15, asal Kecamatan Besuk, dan AL, 15, asal Kecamatan Kraksaan. Pencurian motor itu sendiri terjadi di tempat parkir Pasar Kebonagung, Senin lalu (27/11), sekitar pukul 02.00 dini hari.

Saat itu, RF dan AL bertugas mengantar eksekutor berinisial H, sekaligus mengawasi situasi. Motor yang mereka incar adalah Honda Scoopy N 5479 PD, milik Siti Aminah, 32, asal Desa Pajarakan Kulon, Kecamatan Pajarakan. Korban merupakan pedagang di pasar Kebonagung.

Kapolsek Kraksaan Kompol Budi Hariyanto mengatakan, aksi curanmor itu bermula ketika korban memarkir motornya. Namun, korban lupa mencabut kunci motor. Korban lantas membuka tokonya untuk berjualan. Saat korban sedang leyeh-leyeh, terdengar bunyi motor distater.

Korban langsung ingat dengan motornya. Benar saja, saat itu ia melihat motornya dikendarai seseorang yang tidak dikenalnya. Sadar menjadi korban pencurian, korban kemudian meneriaki pelaku.

“Pelaku sempat dikejar oleh warga, tapi tidak berhasil. Waktu itu, ada warga yang melihat tersangka RF sedang berdiri di depan warung. Gerak-gerik RF ini mencurigakan. Saat didekati warga, pelaku ini hendak melarikan diri. Warga akhirnya berhasil menangkap pelaku,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo, Jumat (1/12).

Sesaat setelah kejadian, anggota Polsek Kraksaan merapat ke lokasi. Kebetulan jarak Pasar Kebonagung dengan polsek hanya berjarak sekitar 250 meter. Pelaku RF kemudian diamankan agar tidak menjadi sasaran amuk massa.

Setelah diinterogasi, RF mengakui perbuatannya. Ia kemudian menyebutkan siapa saja yang terlibat dalam aksi tersebut. Salah satunya adalah AL. Pelaku AL yang pulang ke rumahnya setelah beraksi, tak bisa berbuat apa-apa. Ia  diamankan di rumahnya sekitar pukul 05.00.

Tidak hanya mengamankan pelaku, polisi juga mengamankan motor yang digunakan mereka beraksi. “Barang bukti yang kami amankan, sepeda motor Honda Beat N 3367 PH yang digunakan untuk mencuri. Kami masih memburu pelaku lain, yang hingga kini masih buron,” ujarnya.

Saat itulah diketahui, jika kedua pelaku masih berstatus sebagai pelajar. “Kedua tersangka masih pelajar kelas 3 MTs. Karena tersangka masih di bawah umur, kami limpahkan ke Polres (Probolinggo),” jelasnya.

Saat disinggung soal peran dan alasan tersangka yang masih berstatus pelajar itu mencuri, Kapolsek mengungkapkan, pada penyidik, tersangka mengaku hanya bertugas mengantar dan mengawasi situasi. Termasuk mencari sasaran.

Nah, dari hasil mencuri itu tersangka hanya mendapat Rp 300 ribu. “Tersangka masih pelajar, jadi bukan karena terimpit ekonomi. Tapi mencuri hasilnya untuk senang-senang,” ungkapnya.

Source link