pembunuhan wanita bercadar – Radar Kediri

MAKIN TERANG: Rekonstruksi pembunuhan Nurul.
(M FIKRI ZULFIKAR – JawaPos.com/RadarKediri)

KEDIRI KABUPATEN– Penyidikan Makrus, 39, tersangka kasus pembunuhan berencana perempuan bercadar, Nurul Khotimah, 38, telah diserahkan polisi ke kejaksaan. Namun, berkas acara pemeriksaan (BAP) perkara itu ternyata belum lengkap. Sehingga korps Adhyaksa menyerahkannya kembali ke satreskrim Polres Kediri.“Berkas perkara masih ada yang belum lengkap, kurang sedikit lagi,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Kediri Subroto.

Sebelumnya, Satreskrim Polres Kediri memang sudah menyerahkan berkas tersangka asal Desa/Kecamatan Wates itu ke kejaksaan pada Selasa lalu (13/2). Pelimpahan berkas itu termasuk tepat waktu. Mengingat rekonstruksi telah diadakan pada 24 Januari lalu.

Kasatreskrim Polres Kediri AKP Hanif Fatih membenarkan bahwa berkas kasus tersangka Makrus belum lengkap. Sehingga masih perlu dilengkapi. “Masih kami lengkapi Mbak,” terangnya.

Untuk diketahui, motif pembunuhan perempuan bercadar itu ditengarai karena sakit hati. Nurul berniat mengakhiri hubungan gelapnya dengan Makrus. Namun rupanya Makrus tidak terima. Maka dia pun menghabisi perempuan asal Desa Rejoagung, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung tersebut.

Sebelumnya, Makrus dan Nurul sudah saling kenal. Mereka adalah teman dekat semasa SMP hingga lulus SMA. Keduanya terlibat dalam cinta lama bersemi kembali meski masing-masing sudah berkeluarga hingga memiliki anak.

Sebelum melakukan pembunuhan, Makrus menjemput Nurul di area RSUD dr Iskak, Tulungagung. Dia membunuh Nurul saat berada di dalam mobil. Setelah dibunuh, jenazah korban ditinggalkan di halaman masjid di Pagu. Untuk mengelabui, Makrus juga meninggalkan surat wasiat palsu di jasad korban yang kala itu bercadar.  

(rk/die/die/JPR)

Source link