Pemohon SIM Membeludak – Radar Bromo

MAYANGAN – Ratusan warga Kabupaten Probolinggo beberapa hari terakhir memadati kantor pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM) Polres Probolinggo di Jl. Suroyo, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo. Kondisi itu membuat jalan setempat mengalami kemacetan.

Hal itu seperti terpantau Senin (2/7). Motor pemohon yang diparkir, sampai memenuhi badan jalan.

Pantauan Jawa Pos Radar Bromo, sekitar pukul 09.30, ratusan orang tersebut telah memenuhi halaman Satpas Polres Probolinggo. Mulai dari halaman belakang yang digunakan untuk test drive, sampai ke halaman depan. Warga yang memohon SIM itu tidak datang bersamaan. Melainkan ada yang sudah antre sejak pagi.

Mereka berusaha datang lebih awal agar dilayani lebih pagi. Namun, karena pemohon kemarin lumayan banyak, maka upaya sebagian pemohon itu terkesan sia-sia. Salah satunya Paihong, warga Desa Negororejo, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo.

Ia datang sekitar pukur 07.30. Niat awal datang pagi agar mendapatkan antrean lebih awal, namun ternyata yang datang mendahuluinya juga sudah banyak.

“Saya kira akan mendapatkan antrean yang terdepan. Ternyata tidak. Ada yang lebih pagi dari saya. Ya sudah daripada balik mending terus antre saja,” ungkapnya.

Paihong mengaku, tidak mungkin kembali ke rumah. Pasalnya, kemarin ia seharusnya masuk kerja. Namun, karena sudah terlanjur izin, maka ia harus tetep mengantre untuk bisa memperpanjang SIM yang masa berlakunya yang habis Jumat (6/7).

“Saya antre sajalah. Nanti kalau balik pulang, tidak ada waktu untuk memperpanjang SIM ini,” jelasnya.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Probolinggo  AKP Ega Prayudi mengatakan, membeludaknya pemohon SIM tersebut sebenarnya sudah terjadi sejak Sabtu (30/6) lalu. Itu, lantaran lamanya liburan dan juga masa pilkada. Sehingga, pelayanan SIM pada saat itu diliburkan.

“Itu (pemohon membeludak, Red) sudah beberapa hari yang lalu. Ini, terjadi karena lamanya libur Lebaran dan juga ada momen pilkada,” kata Ega –sapaan akrabnya –.

Perwira polisi yang anak dari komedian Tukul Arwana itu  menambahkan, yang paling banyak bukanlah pemohon SIM baru. Melainkan, pemohon perpanjangan.

Sabtu (30/6) lalu, pemohon SIM menurut putra komedian Tukul Arwana ini mencapai 700 orang. “Untuk hari ini (Senin) masih belum selesai rekapnya,” katanya.

Namun, hingga pukul 09.45 saja, antrean pemohon sudah mencapai 800 orang. Membeludaknya antrean pemohon, menurut Ega, juga disebabkan banyaknya warga Kota Probolinggo yang akan melakukan perpanjangan di Satpas kabupaten.

Karena itu, pihaknya mengarahkan warga kota untuk memperpanjang di Satpas kota. “Ada orang kota memperpanjang di kabupaten. Untuk itu, kami telah mengarahkan mereka untuk melakukan perpanjangan di Satpas kota. Itu, untuk mengurangi jumlah antrean,” terangnya.

Source link