Pencuri Motor Itu Akhirnya Tewas, Keluarga Menolak Urus Jenazahnya – Radar Bromo

Kapolsek Bugulkidul, AKP Maryono mengatakan Khoirul Purnomo tewas pada Sabtu (9/12) sekitar pukul 22.40. Sejatinya Khoirul Purnomo sempat dirawat di RSUD dr. Soedarsono. Namun berdasarkan diagnosa dokter, ia tewas karena mengalami gegar otak akibat luka yang dideritanya.

“Memang benar, pencuri motor (Khoirul Purnomo, Red) yang sempat kami amankan tewas setelah dirawat di RSUD dr. Soedarsono. Menurut dokter, ia tewas karena pendarahan akibtat luka setelah diamuk massa di Kepel, Bugulkidul,” katanya.

Kapolsek menyebut polsek sudah melaporkan peristiwa ini pada pihak keluarga Khoirul. Namun, keluarga korban enggan mengurusi jenasah Khoirul. Alasannya, Khoirul sering menipu dan mengambil motor milik keluarganya.

Menurutnya, keluarga Khoirul sudah mengikhlaskan kepergiannya. Karena itu, keluarganya menyerahkan pemakaman jenazah Khoirul pada kepolisian. Akibat kematian pelaku, maka seluruh sangkaan kasus pencurian dan penipuan yang dialamatkan pada Khoirul menjadi gugur.

“Sudah kami hubungi keluarganya dan tadi pagi (kemarin), ayahnya datang. Namun, ia tidak bersedia membawa jenasah Khoirul. Alasannya karena sakit hati. Jadi mereka menyerahkan pemakamannya pada kami,”ungkap Maryono.

Seperti diketahui, Polsek Bugulkidul berhasil mengamankan Khoirul Purnomo saat diamuk massa di Kelurahan Kepel, Kecamatan Bugulkidul sabtu lalu (9/12). Ia diamuk massa karena massa kesal akibat ulahnya yang kerap mencuri motor. 

(br/fun/riz/fun/JPR)

Source link