Pencurian di RSUD dr Soedarsono Tak Diselidiki – Radar Bromo

PASURUAN – Kasus pencurian yang dialami keluarga pasien di RSUD dr. R. Soedarsono, Kota Pasuruan, belum terungkap. Bahkan, sejauh ini pihak kepolisian belum menyelidikinya. Alasannya, tidak ada laporan terkait kasus pencurian ini.

Kasatreskrim Polres Pasuruan Kota AKP Arumsari Puspita Dewi mengatakan, pihaknya belum mengetahui secara persis aksi pencurian di RSUD itu. Sebab, sejauh ini belum ada laporan dari korban.

“Kami sudah mengeceknya, belum ada laporan yang masuk. Saya juga sempat mengecek di SPKT (Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu), juga tidak ada laporan dari korban,” ujarnya.

Karenanya, menurut Arum, pihaknya tak bisa berbuat banyak. Sebab, pihaknya dapat melangkah berdasarkan laporan korban. “Dalam penyelidikan kami juga perlu bahan dan keterangan korban. Kalau ada laporan, tentu akan kami selidiki,” ujarnya.

Bila aksi pelaku terekam kamera Closed Circuit Television (CCTV), menurutnya, itu cukup dijadikan bukti. Lebih penting lagi, rekaman CCTV itu juga dapat membantu dalam mengungkap ciri-ciri pelaku.

Diketahui, Selasa (26/6) pagi, aksi pencurian terjadi di RSUD dr. R. Soedarsono. Pelaku menggasak barang-barang milik korban berinisial ASA, warga Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan. Aksi itu terjadi sekitar pukul 05.45 WIB. Saat itu, korban dan ibunya menunggu ayahnya yang sedang sakit di ruang paviliun.

Setelah Subuh, keduanya keluar kamar untuk membeli air panas di kantin rumah sakit. Waktu itu dimanfaatkan pelaku untuk menggondol barang-barang korban. Sebuah tas yang diletakkan di ranjang penunggu pasien, dibawa kabur pelaku. Isinya berupa laptop, kartu ATM, KTP, STNK, dan uang Rp 1 juta.

Source link