Pendaftaran Alam-Kulup – Radar Bromo

DIARAK: Syamsu Alam dan Kulup saat diarak untuk mendaftar ke KPU Kota Probolinggo, Selasa (9/1).
(Zainal Arifin/Jawa Pos Radar Bromo)

PROBOLINGGO – Proses pendaftaran bakal pasangan calon (bapaslon) dari PDIP, Syamsu Alam dan Kulup Widyono tidak berjalan mulus di hari kedua pendaftaran (9/1). Pasalnya, keduanya belum melengkapi sejumlah persyaratan. Alhasil, berkas pendaftaran keduanya dikembalikan oleh KPU.

Dalam pendaftaran itu, Alam dan Kulup diarak sepanjang 5 kilometer dengan menggunakan dokar serta iring-iringan kendaraan. Yakni, mulai dari kantor DPC di Jl. Brantas, sampai ke kantor KPU di Jl. Raya Panglima Sudirman, Kecamatan Mayangan.

Rombongan bapaslon PDIP ini berangkat sekitar pukul 11.30 dan tiba sekitar pukul 12.25 di kantor KPU. Tampak sejumlah pengurus DPC PDIP ikut mendampingi. Seperti Ketua DPC PDIP Nasution. Termasuk anggota DPRD dari PDIP. Seperti Titin Andriani, Andri Purwo Hartono, Agus Rudiyanto Ghaffur, Agus Rianto, Imam Hanafi, Harianto, dan Mochammad Bebun.

Rombongan ini diterima kelima Komisioner KPU. Yakni, Ahmad Hudri, Tirmidzi, Djoko Wahyudi, Muhammad Albar, serta Yahya Ulumudin. Berkas pendaftaran Alam-Kulup, kemudian disampaikan kepada tim pemeriksa yang telah disiapkan oleh KPU.

Setelah diperiksa, berkas pendaftaran Syamsu Alam dan Kulup dikembalikan oleh KPU. Hal itu dilakukan karena berkas dinilai tidak lengkap, sehingga perlu ada perbaikan. “Berkasnya dikembalikan karena tidak lengkap. Tim Pak Syamsu Alam hanya menyerahkan surat rekomendasi dari parpol,” ujarnya.

Seharusnya, selain rekomendasi parpol yang masuk kategori persyaratan pencalonan, bapaslon juga harus menyerahkan persyaratan calon. “Berkas calon itu seperti formulir pencalonan, formulir daftar wajib pemenuhan syarat calon, SKCK, ijazah, serta daftar riwayat hidup,” ujarnya.

Sedangkan syarat pencalonan, selain rekomendasi dari parpol, juga ada surat kesepakatan antar parpol jika ada koalisi, serta kesepakatan parpol dan bapaslon. Meski begitu, KPU memberikan waktu hingga Rabu (10/1) untuk segera melakukan perbaikan berkas pendaftaran.

Hudri –sapaan akrabnya – menjelaskan, jika memang ada surat yang masih belum selesai pembuatannya, bisa dilampirkan surat keterangan jika persyaratan itu masih dalam proses.

Sementara itu, Kulup Widyono membenarkan jika berkas pendaftarannya masih belum lengkap. “Insya Allah besok (Rabu) kami akan melengkapi berkas pendaftaran,” katanya saat ditemui ketika hendak pulang dari kantor KPU. Sementara Syamsu Alam, lebih banyak diam.

(br/put/mie/mie/JPR)

Source link