Pendekar Silat Dipukul Mundur Polisi – Radar Solo

Pantauan Jawa Pos Radar Solo, massa juga melempari petugas dengan kayu dan batu. Aparat kepolisian akhirnya memukul mundur ribuan pendekar silat yang mulai beringas, Rabu dini hari (4/4) sekitar pukul 00.10 WIB. Disertai dengan tembakan gas air mata.

Belum cukup, massa yang dipukul mundur bergerak ke arah timur (Solo) hingga ke bekas jembatan timbang Banyudono. Massa terpantau juga memukuli truk yang sebelum terjebak macet dari arah timur ke barat. 

Sebelumnya, suasana mencekam terjadi di pertigaan Bangak, Banyudono, Boyolali, Selasa malam (3/4) sekitar pukul 22.00 WIB. Ribuan pendekar silat diduga dari Jawa Timur menyerbu Boyolali.

Belum sempat masuk Boyolali, sekitar 6.000 pendekar tersebut dihadang 200-an aparat TNI dan Polri di kawasan Bangak. Bahkan Ketua PSHT Boyolali, Komarudin juga berusaha meredam agar massa bubar.

Tak terima dihadang aparat, massa yang emosi melempari petugas dengan batu dan kayu. Tak hanya itu, pabrik PT Solo Murni Bangak (produsen buku tulis Kiky) ikut dilempari massa.

Bahkan sebuah warung juga dibakar massa. Sementara sejumlah warung lainnya ikut dirusak.

(rs/wid/fer/JPR)