Penelitian Kualitatif Ilmu Kesehatan Masyarakat – Radar Solo

Langkah ilmiah dilakukan dalam mengungkap permasalahan  yang muncul dalam kehidupan secara rasional. Diawali dengan adanya kesadaran adanya suatu gap antara yang seharusnya dengan kenyataan atau sering disebut sebagai “masalah” sehingga perlu untuk dilakukan penelitian lebih lanjut.

Penelitian kualitatif secara luas telah digunakan dalam penelitian bidang sosial dan sekarang mulai digunakan pula dalam bidang kesehatan masyarakat. Peneliti masih terdapat keraguan dalam melakukan penelitian kualitatif karena dianggap tidak valid karena terdapat subjektivitas peneliti, keterbatasan informan maupun reliabilitas data yang dikumpulkan dan lain sebagainya. 

Penelitian kualitatif di dunia akademik mulai berkembang tahun 1970 an, mencakup epistemological, metodological, political dan etical kritik sosial terhadap penelitian ilmiah suatu disiplin ilmu yang lebih menyukai penelitian eksperimental, kuasi eksperimental, korelasi dan survei.

Penelitian kualitatif merupakan penelitian ilmiah untuk mengetahui fenomena sosial secara alami. Fenomena ini tidak terbatas bagaimana aspek pengalaman seseorang dalam kehidupan mereka tetapi juga bagaimana perilaku individu maupun kelompok, bagaimana fungsi organisasi dan bagaimana bentuk interaksinya.  Dalam penelitian kualitatif peneliti adalah instrumen pengumpul data utama.

Pendekatan penelitian kualitatif yang biasanya digunakan dalam pendidikan kesehatan yaitu grounded theory, ethnography dan phenomenology. Ketiga pendekatan ini mempunyai tujuan yang berbeda. Grounded Theory bertujuan untuk mengembangkan teori-teori berdasarkan penelitian data.

Ethnografy bertujuan mengembangkan pemahaman mendalam budaya dalam konteks sudut pandang subjek penelitian melalui pengaturan dalam jangka waktu lama, sedangkan Phenomenology menggambarkan pentingnya fenomena dengan mengeksplorasi dari perspektif orang yang berpengalaman untuk mendalami arti partisipan sebagai suatu fenomena.  

Istilah reliabel dan valid biasa digunakan dalam penelitian kuantitatif. Dalam paradigma penelitian kualitatif disebut sebagai trustworthiness.  Hal ini untuk menghilangkan bias dan meningkatkan kebenaran penelitian tentang fenomena sosial, yaitu dengan menggunakan triangulasi. Triangulasi adalah suatu prosedur valid dimana peneliti mencari suatu konvergensi berbagai sumber informasi dalam suatu tema penelitian.

Penelitian kualitatif dapat sebagai pelengkap penelitian kuantitatif dan keduanya berguna dalam menilai kritis literatur kesehatan masyarakat. Contoh penggunaan penelitian kualitatif dalam memecahkan permasalahan kesehatan yaitu kesehatan reproduksi pada remaja.

Dengan penelitian kualitatif dapat untuk mengetahui bagaimana kebutuhan informasi kesehatan reproduksi bagi remaja. Dengan focus group discussion dapat mengeksplorasi bagaimanakah kebutuhan informasi tentang kesehatan reproduksi. (*)

(rs/it/fer/JPR)